Suara.com - Mayat pria ditemukan di Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Senin (13/3/2023) pukul 18.00 WIB. Kekinian diketahui jasad tersebut petugas kebersihan makam berinisial F (34)
"Kronologinya ada orang mandi dan melihat mayat tersangkut, baru langsung lapor ke Polsek Pesanggrahan," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Tedjo Asmoro saat dihubungi, di Jakarta.
Setelah menerima laporan, polisi kemudian ke TKP dan membantu proses evakuasi.
Tedjo menuturkan saksi yang saat itu mandi di kali di Jalan Perdatam III RT008/RW005 Ulujami itu melihat mayat pada pukul 17.30 WIB.
Kemudian, ia langsung menghubungi Polsek Pesanggrahan yang langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu mengevakuasi bersama Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan.
"Mayat tidak ada tanda kekerasan dan masih bisa dikenali sehingga langsung divisum di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati," tambahnya.
Hingga kini polisi belum bisa memastikan penyebab mayat yang beridentitas warga Kebayoran Lama itu berada di Kali Pesanggrahan.
"Karena ada KTP-nya langsung kita hubungi keluarga, nanti mereka langsung ke kantor dan meminta surat pengambilan jenazah," tutupnya.
Sementara itu, Perwira piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan Kasektor VI Kecamatan Tebet Sukur Sarwono menambahkan pihaknya mengerahkan sejumlah unit dalam proses evakuasi.
"Kami mengerahkan satu unit 'rescue' (regu penyelamat), satu unit perahu karet dan enam personel pelaksana yang bertugas," ujar Sukur.
Sukur menjelaskan sejak Sabtu (11/3), korban sudah tidak terlihat keberadaannya dan sedang dicari keluarganya.
Kemudian pada Senin ini pihaknya menerima laporan dari Polsek Pesanggrahan.
"Pukul 18.00 WIB, unit 'rescue' tiba di lokasi dan melaksanakan persiapan untuk evakuasi," tambahnya.
Menurut dia, arus yang terlalu deras dan sampah yang menyangkut di baling-baling motor tempel (mopel) sempat menjadi hambatan dalam proses evakuasi tersebut.
Kemudian, pukul 20.15 WIB, proses penanganan mayat selesai dan diserahkan kepada personel Polsek Pesanggrahan untuk divisum di RSUP Fatmawati. (Antara)
Baca Juga: Terjadi Lagi, Gaji Petugas Kebersihan di Lingkungan Pemkot Bontang Belum Dibayar
Berita Terkait
-
Bejat! OB Sekolah Dasar di Karawang Cabuli 10 Siswi, Kini Pelaku Diperiksa Polisi
-
Ngeri! Siswa SMK di Samarinda Mengamuk dan Membawa Parang ke Sekolah, Petugas Kebersihan Lakukan Aksi Heroik
-
Kaget Temukan Rp 40 Juta, Petugas Kebersihan Stasiun Tugu Kembalikan Uang ke Pemilik
-
Heru Budi Bangun Turap di Kali Pesanggrahan, Dapat Pujian dari PDIP: Gubernur Sebelumnya Tak Pernah Kerjakan
-
Terjadi Lagi, Gaji Petugas Kebersihan di Lingkungan Pemkot Bontang Belum Dibayar
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
KPK Bakal Periksa Suami dan Anak Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
-
Bahlil Punya Tugas Baru, Pimpin Satgas Transisi Energi: Kejar Target 120 Juta Motor Listrik
-
Konvoi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu Bikin Resah, Polisi: Identitas Pelaku Dikantongi
-
Kota Yogyakarta Catat 6 Kasus Positif Campak, Dinkes Sebut Masih Ada Warga Anti Vaksin
-
MAKI: KPK Perlu Terapkan Pasal TPPU untuk Jerat Suami dan Anak Fadia Arafiq
-
Kolega di Golkar 'Semprot' Bupati Fadia: Kalau Tak Tahu Birokrasi, Tanya Kemendagri!
-
Aliansi Mahasiswa Demo di DPR Tolak BoP dan Serukan Lawan Imperialisme, Ribuan Polisi Disiagakan
-
Tragedi Jumat Pagi di Jalur Transjakarta: Pemotor Tewas Usai Menghantam Pembatas Jalan
-
Alarm Bahaya BPBD Menyala, Cuaca Ekstrem Kepung Jakarta hingga 12 Maret
-
Tinggal Lapor ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri: Ada 8 Perpol dan 24 Perkap Harus Direvisi