Suara.com - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (15/03) pagi. Hal ini membuat sejumlah wilayah di Jakarta kebanjiran.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, Isnawa Adji mengatakan status siaga Pintu Air Manggarai, Karet, Angke Hulu sudah mengalami kenaikan menjadi Siaga 3 atau Waspada. Tercatat juga sebanyak tujuh RT dan dua ruas jalan kebanjiran.
"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di dua ruas jalan tergenang dan tujuh RT saat ini menjadi satu ruas jalan tergenang dan 18 RT atau 0,059 persen dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta," ujar Isnawa kepada wartawan, Rabu (15/3/2023).
Berikut ini lokasinya:
- Jakarta Selatan terdapat 9 RT yang terdiri dari:
- Kel. Tegal Parang
-Jumlah : 7 RT
- Ketinggian : 30 cm
- Penyebab : Curah Hujan Tinggi dan Luaapan Kali Krukut - Kel. Jati Padang
-Jumlah : 2 RT
- Ketinggian : 10 cm
- Penyebab : Curah Hujan Tinggi dan Luaapan Kali Krukut - Jakarta Timur terdapat 9 RT yang terdiri dari :
Kel. Cawang
-Jumlah : 9 RT
- Ketinggian : 30 – 120 cm
- Penyebab : Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung - Jalan Tergenang terdapat 1 ruas jalan:
- 1. Jl. Raya Bogor (Lampu Merah HEK), Kel. Kampung Tengah, Kec. Kramat Jati, Jakarta Timur
Ketinggian: 20 cm - Pengungsi:
Kel. Tegal Parang:
30 Jiwa di Masjid Al Istiqomah di RW 05 - Sedangkan wilayah yang sudah surut adalah sebagai berikut:
1. Kel. Cilandak Timur: 2 RT
2. Kel. Cilandak Barat: 1 RT
Ia menyebut pihaknya sudah mengerahkan personil untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah, dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan bersama dengan para lurah dan camat setempat.
"Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial, AGD Dinkes, PMI untuk penanganan pengungsi. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," pungkasnya.
BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.
Berita Terkait
-
Korban Banjir di Kabupaten Lahat Dapat Uluran Tangan
-
Kali Ciliwung Meluap, Permukiman Warga Kebon Pala Terendam Banjir
-
Hujan Deras Guyur Jakarta Pagi Ini, 11 RT dan Satu Jalan Kebanjiran, Ini Lokasinya
-
Sejumlah Wilayah Sulawesi Utara Berpotensi Cuaca Ekstrem Tiga Hari ke Depan, BMKG Imbau Warga Waspada Banjir dan Longsor
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai