Selain fakta bahwa lokasi ditemukannya koper tersebut berada di bawah pohon pisang, seorang warga bernama Rere (30) pun menyampaikan fakta lain.
Koper tersebut ditemukan di pinggir jalan Kecamatan Tenjo yang merupakan perbatasan Kabupaten Tangerang dan Bogor.
"Lokasi jalan ini merupakan perbatasan antara Bogor-Tangerang," kata Rere.
Ditemukan Pagi Hari
Koper merah berisi mayat korban mutilasi tersebut ditemukan oleh warga pada pagi hari tepatnya pada pukul 07.30 WIB. Koper itu ditemukan oleh adik ipar warga setempat bernama Isah (46).
Saat itu, adik ipar Isah hendak berangkat ke kantor tetapi sebelum pergi mengajak anaknya berkeliling dengan sepeda motor. Kemudian ia bertanya dengan temannya yang ikut berkeliling apakah itu koper atau bukan.
Akhirnya karena penasaran, Isah dan adik iparnya beserta tiga orang lain mendekati koper merah itu. Mereka pun terkejut dengan isi koper berupa mayat dan langsung lapor RT.
“Pas dibuka sedikit keliatan pantatnya aja, pas dilebarin kelihatan punggungnya orang itu. Tangannya ada, kaki sama kepalanya enggak ada," jelas Isah.
Baca Juga: Kronologi Penemuan Mayat Dalam Koper Merah Berisi Potongan Tubuh Manusia
Berita Terkait
-
Sederet Fakta Temuan Mayat Pria bertato Tanpa kepala di Koper Merah, Diduga Korban Mutilasi
-
Kronologi Penemuan Mayat Dalam Koper Merah Berisi Potongan Tubuh Manusia
-
Mayat Dalam Koper di Bogor Tanpa Kepala dan Kaki, Polisi Beberkan Bagian Tubuh Korban, Ada...
-
Soal Keberadaan Koper Merah di Bogor, Warga: Dikira Uang, Ternyata Mayat Mutilasi
-
Ini Kesaksian Warga Soal Penemuan Mayat Dalam Koper Korban Mutilasi di Bogor
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan