Sebelum berkarier di dunia pemerintahan, pria kelahiran 1 Oktober 1962 itu sempat menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia (AEI). Ia aktif pada organisasi nirlaba yang terdiri dari perusahaan publik pada 2005-2014.
Muhadjir Effendy
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Indonesia, Muhadjir Effendy, lahir di Madiun, 29 Juli 1956. Ia pada tahun 1984-1996, sempat dipercaya menjadi Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Malang.
Lalu, di kampus yang sama, Muhadjir juga dipilih menjadi Pembantu Rektor Bidang Akademik pada tahun 1996-2000. Dari situ sampai 2016, ia diangkat sebagai rektor. Atas kecintaannya dengan dunia pendidikan, ia mengisi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Ia menjadi Mendikbud dalam Kabinet Kerja untuk periode 2016-2019. Jokowi kemudian kembali mengangkat Muhadjir Effendy, namun kali ini sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK sejak 2019 lalu sampai sekarang.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
KPK Terus Selidiki Formula E, Sejumlah Elite Diperiksa Termasuk Anies Baswedan
-
Cek Fakta: Hari Ini, Presiden Jokowi Jenguk Ammar Zoni yang Kondisinya Memprihatinkan
-
Gibran Unggah Foto Coblos Anies 2024, Ada Apa?
-
Gibran Pasang Foto Tentang Keturunan PKI, Ijazah Palsu dan Pencitraan, Ada Apa?
-
Teka-Teki Untold Story Megawati kepada Jokowi, Apakah Soal Pilpres 2024?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang