Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan 15 senjata api saat menggeledah rumah Dito Mahendra pada Senin (13/3/2023) lalu.
Penggeledahan rumah Dito yang berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi.
Sebelum terlibat kasus korupsi Nurhadi, sosok Dito Mahendra sempat bermasalah dengan aktris Nikita Mirzani. Simak jejak kontroversial Dito Mahendra berikut ini.
Kasus Nikita Mirzani
Dito Mahendra merupakan sosok yang menjebloskan Nikita Mirzani ke rutan Serang terkait kasus pencemaran nama baik. Penyebab Nikita Mirzani dijebloskan penjara adalah unggahan Instagram stories miliknya yang menurut Dito berisi tuduhan penipu, PHP dan banyak omong.
Kasus Nikita Mirzani ini terbilang cukup pelik karena juga melibatkan penyanyi Nindy Ayunda yang kabarnya merupakan kekasih Dito Mahendra.
Diketahui Nikita Mirzani masuk tahanan pada Selasa (25/10/2022) malam kemudian dibebaskan pada Kamis (29/12/2022). Setelah hampir tiga bulan ditahan, Nikita Mirzani dibebaskan karena tidak mampu menghadirkan Dito Mahendra ke ruang sidang.
Digeledah KPK hingga ditemukan senpi
KPK yang berkoordinasi dengan Polri menemukan 15 pucuk senjata api di rumah Dito Mahendra pada Senin (13/3/2023). Tim penyidik menggeledah rumah Dito karena berkaitan dengan kasus dugaan pencucian uang mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi.
Baca Juga: Sumber Kekayaan Dito Mahendra yang Terciduk Punya 15 Senjata Api, Misterius!
Penemuan senjata api di rumah Dito itu akan didalami lebih lanjut oleh KPK apakah KPK masih terkait dengan dugaan TPPU Nurhadi. Pasalnya modus pelaku dalam menyamarkan harta kekayaan hasil kejahatan sangat kompleks.
Sebelumnya, Dito telah dipanggil penyidik lembaga antirasuah hingga lebih dari 3 kali. Ia dimintai keterangan oleh KPK karena statusnya sebagai saksi mengenai dugaan TPPU Nurhadi.
KPK sendiri tengah menelusuri aliran uang hasil korupsi Nurhadi, termasuk pada Dito yang diduga berubah bentuk atau disamarkan menjadi sejumlah aset maupun barang berharga.
Hingga kemudian Dito memenuhi panggilan penyidik pada 6 Februari 2023 lalu. Dia diperiksa soal dugaan aliran dana dan pembelian barang oleh Nurhadi. Namun Dito menolak bicara pada awak media usai menjalani pemeriksaan KPK.
Kasus suap Nurhadi
Sebagai informasi, Nurhadi adalah terpidana kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA). Nurhadi bersama menantunya, Rezky Herbiyono terbukti menerima suap dari dari Direktur Utama PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto.
Baik Nurhadi dan Rezky keduanya sama-sama terbukti menerima gratifikasi Rp 13,787 miliar dari pihak-pihak yang berperkara. Terkait kasus ini, Nurhadi dijebloskan ke lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.
KPK mengembangkan kasus ini dan mengusut dugaan TPPU dengan melakukan pemeriksaan pada keluarga Nurhadi, termasuk Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso yang merupakan sang adik ipar.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Sumber Kekayaan Dito Mahendra yang Terciduk Punya 15 Senjata Api, Misterius!
-
Belasan Pucuk Senjata Ditemukan di Rumah Dito Mahendra, Nikita Mirzani Senggol Badan Penanggulangan Teroris
-
Dito Mahendra Ketahuan Koleksi Pistol, Bagaimana Aturan Kepemilikan Senpi di Indonesia?
-
KPK Temukan Senjata Api di Rumah Dito Mahendra, Nikita Mirzani Girang: Kado Terindah!
-
Gadget Anaknya Tak Kunjung Dikembalikan, Nikita Mirzani Sindir Kejaksaan Serang: Jangan Sampai Dijadikan Hadiah
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra