Suara.com - Prahara rumah tangga antara Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa dengan istrinya Nurhayati masih bergulir di pengadilan. Setahun lalu, atau tepatnya Kamis (24/2/2022), Nurhayati menyatakan kalau dirinya telah digugat cerai oleh suaminya.
Ketika itu, ia tidak menjelaskan dengan detil penyebab dan permasalahan di balik gugatan cerai itu. Nurhayati hanya berharap rumah tangganya bisa dipertahankan.
Namun selang setahun, proses perceraian di antara keduanya belum juga selesai. Perceraian Suharso Monoarfa dan Nurhayati seperti diwarnai drama.
Suharso ceraikan Nurhayati
Suharso Monoarfa mengajukan gugatan cerai istrinya Nurhayati ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 31 Januari 2022.
Ketika ditanya oleh awak media mengenai gugatan cerai yang ia layangkan kepada istrinya, Suharso menyatakan kalau perceraian tersebut dilatari oleh masalah domestik.
Meski begitu, ia tidak menjelaskan dengan rinci alasan domestik yang ia maksud. Sebab, menurut dia, seorang Muslim tidak diperkenankan untuk membicarakan pasangannya di ranah publik.
Digugat cerai, Nurhayati masih coba bertahan
Meski telah digugat cerai oleh Suharso, Nurhayati masih berharap tidak berpisah dengan suaminya itu. Terlebih rumah tangganya dengan Suharso sudah terjalin selama lebih dari 10 tahun.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Arya Saloka Daftarkan Perceraiannya di Pengadilan Agama?
Ketika ditanya awak media mengenai gugatan cerai itu, Nurhayati tak bannyak komentar. Ia hanya meminta doa agar dirinya dan sang suami bisa kembali bersama membina rumah tangga.
Nurhayati juga menyatakan bahwa banyak isu tak benar yang beredar terkait dengan pereraian mereka.
Talak cerai Suharso dikabulkan
Pada 23 Mei 2022, gugatan cerai Suharso Monoarfa terhadap istrinya, Nurhayati dikabulkan oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Adapun sebagian amar dari putusan tersebut adalah sebagai berikut:
- Memberikan izin kepada Suharso Monoarfa untuk menjatuhkan talak satu raj'i terhadap Termohon (Nurhayati) di depan sidang PA Jaksel
- Membebankan kepada Suharso Monoarfa nafkah selama iddah sebesar Rp 105 juta
- Membebankan kepada Suharso Monoarfa mut'ah sebesar Rp 105 juta
Tak ingin bercerai, Nurhayati ajukan banding
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Arya Saloka Daftarkan Perceraiannya di Pengadilan Agama?
-
Rekam Jejak Dua Menteri yang Disentil Keras Usai Larang Thrifting Impor
-
Aktor Yama Carlos Digugat Cerai Istri, Ini 3 Dampak Perceraian bagi Anak
-
CEK FAKTA: Arya Saloka Daftarkan Perceraiannya ke Pengadilan Agama? Simak Penjelasannya
-
CEK FAKTA: Ferry Irawan akan Secepatnya Penjarakan Venna Melinda
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian