Suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengabarkan bahwa Lokananta akan dibuka kembali dengan wajah baru pada 20 Mei 2023 mendatang. Namun, kabar itu justru disayangkan oleh seorang warganet.
Melalui akun Twitter pribadinya, @gibran_tweet, putra Presiden Jokowi ini membagikan foto Lokananta yang tengah direnovasi. Ia menjelaskan bahwa Lokananta akan kembali dibuka untuk publik dengan wajah baru.
"20 Mei (2023) Lokananta akan dibuka kembali dengan wajah baru," kata Gibran dalam cuitannya seperti dikutip Suara.com, Senin (20/3/2023).
Sebagai informasi, Lokananta sendiri merupakan studio musik tertua di Indonesia yang berada di Solo, Jawa Tengah. Studio yang resmi berdiri pada 29 Oktober 1959 itu telah menjadi saksi sejarah perkembangan musik di Indonesia.
Mulai dari menjadi pabrik piringan hitam milik negara pertama hingga melahirkan banyak karya musik, beserta musisi legenda Tanah Air.
Namun, pengumuman Gibran yang merenovasi Lokananta agar kembali hadir dengan wajah baru mendapatkan kritikan dari seorang warganet.
Pemilik akun Twitter bernama @ren*****71 menyayangkan hal itu karena menurutnya, Lokananta memiliki bangunan lama yang klasik dan penuh seni.
"Padahal bangunan lama klasik dan seni banget. Sayang ya," kritik warganet ini.
Cuitan warganet itu ternyata dibaca oleh Gibran. Sosok pemimpin yang kerap disapa 'Mas Wali' ini pun langsung memberikan jawaban yang cukup sabar, dengan menegaskan bahwa bangunan lama Lokananta tetap dipertahankan.
"Itu kan bangunan lamanya tetap dipertahankan sayangku," balas Gibran dalam Twitter.
Sontak, jawaban Gibran itu menggelitik banyak warganet lainnya. Walau begitu, rupanya warganet lebih salah fokus dengan kata "sayangku" dibalasan Gibran, alih-alih konteks pembicaraan yang membahas bangunan Lokananta.
"Arep tak capture tak laporke mas Ethes, bapake sayang-sayangan mbek bapak-bapak," canda warganet.
"Hayo, sampek diceluk (disebut) sayang ngunu," tulis warganet.
"Disayang pasangan (tidak). Disayang wali kota (iya)," celutuk warganet.
"Iyaa aku juga sayang kamu kok mas Wali," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Netizen Ini Berikan Kritikan Keras Soal Kirab Ogoh-Ogoh di Solo, Cuitannya Menghilang Usai Dikomentari Gibran
-
Sukses Gelar Kirab Ogoh-ogoh di Kota Solo, Gibran Disentil Publik: Budaya Bali Biarkan Hidup di Bali!
-
Gibran Tegaskan Kota Solo Memberi Ruang untuk Semua Agama, Perayaan Hari Besar Boleh Digelar
-
Hasil Piala Walikota Surakarta 2023: Menang Adu Penalti, R2 Sabet Gelar Juara
-
7 Fakta Mandor Proyek Masjid Sheikh Zayed Solo Utang Makan sampai Rp145 Juta, Gibran Geram
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar