/
Senin, 20 Maret 2023 | 07:29 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka saat Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) bersama kepala dan wakil kepala daerah di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (17/6) pagi. ([Istimewa])

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menegaskan, Solo menjadi ruang untuk semua agama dan komunitas. 

Hal itu ia ungkapkan di media sosial Twitter. Gibran seolah memberikan sinyal jangan ada yang mengganggu Kota Solo

"Pemkot Solo memberi ruang untuk semua agama hingga komunitas untuk menggelar perayaan hari besarnya," tulis Gibran di Twitter yang dikutip pada Senin (20/3/2023). 

"Solo siap menjadi ruang eksistensi bagi seluruh warganya tanpa terkecuali, karena Solo menjunjung toleransi dan mengedepankan kebhinekaan," tambah Gibran. 

Melihat cuitan itu, publik pun langsung memberikan komentar beragam. 

"Maaf apakah hanya berlaku untuk 6 agama yg diakui negara atau agama minoritas seperti agama penyembah kerang ajaib juga bisa dan tanpa diskriminasi?" tulis netizen. 

"Jaman sekolah dulu, saya diajari PMP.
antara lain tentang toleransi dan saling menghargai dengan umat beragama yang lain. Jadi, ibu mungkin ndak pernah dapat pelajaran PMP PPKn atau, kena paham bahwa diri dan kaumnya yang selalu dan paling benar," tulis netizen. 

"Saya tertarik dengan gaya kepemimpinan njenengan mas,perhatian sama wong cilik,apakh saya bisa pinjam duit sama mas,nyicilnya  sesuai kemampuan saya dan tanpa bunga.rencana untuk perbaikan rumah.suwun," tulis netizen ke Gibran. 

Baca Juga: Istri Disebut Pamer Hidup Hedon, Sekda Riau Klarifikasi: Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Load More