Suara.com - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Raden Indrajana pada September 2022 sempat menjadi perhatian masyarakat. Video viral kekerasan yang dilakukan oleh Indrajana kepada mantan istri dan kedua anaknya, KR dan KA, menuai kecaman publik.
Dalam video yang diunggah oleh sang mantan istri di media sosial tersebut, terlihat Indrajana memiliki sifat tempramental karena sering melakukan kekerasan terhadap keluarganya, baik secara fisik maupun verbal.
Di balik kasus KDRT itu, Indrajana dikenal sebagai sosok yang mempunyai karier mentereng dan jabatan eksekutif yang beberapa kali diembannya.
Tercatat, Indrajana pernah menjabat sebagai Director PT MPSI di MoneyGram International sejak Agustus 2016 hingga Juni 2018.
Sosoknya juga pernah menjabat sebagai Risk, Compliance and AML CFT Specialist di PT. Visionet Internasional atau OVO selama satu tahun, tepatnya sejak Juli 2018 hingga Juli 2019.
Tak hanya itu, alumni Fakultas Hukum Universitas Padjajaran tersebut juga pernah menjadi Head of Business Risk and Compliance di Lazada Indonesia. Jabatan itu diembannya sejak Juli 2019 hingga Juni 2021.
Kemudian pada Januari 2022, Indrajana akhirnya pindah ke perusahaan freelance dan menjabat sebagai Compliance and Risk Advisory Specialist.
Sebagai informasi, begitu aksi KDRT Indrajana terungkap ke publik, KEY yang merupakan mantan istrinya, mengungkap sejumlah kesaksian. Ia menyebut bahwa Indrajana terlilit utang dari pinjaman online.
KEY pun menyebut kareir mentereng Indrajana selama menjadi suaminya, tak membuat kehidupan dirinya dan kedua putranya sejahtera. Harta kekayaan Indrajana pun disebut hanyalah berasal dari pinjaman online.
Baca Juga: Perjalanan Kasus KDRT Raden Indrajana pada Anak, Kini Masuk Babak Baru
Gaya hidup Indrajana yang berlebihan pun dinilai KEY menjadi penyebab sang mantan suami terlibat uutang dengan jumlah besar. Bahkan, KEY pernah mengungkap dirinya dihubungi berkali-kali oleh pihak aplikasi pinjol.
Hal tersebut terjadi setelah Indrajana memberikan nomor pribadinya sebagai kontak darurat ke aplikasi pinjol. KEY pun tak segan membalas pesan dari pihak pinjol dengan menyarankan mereka mendatangi langsung Indrajana di kantornya.
Kini, kasus KDRT yang menjerat Indrajana tersebut sudah masuk babak baru. Berkas perkara telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, untuk selanjutnya digelar persidangan untuk mengadili Indrajana.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Perjalanan Kasus KDRT Raden Indrajana pada Anak, Kini Masuk Babak Baru
-
Kecewa Anaknya Cepat Diproses, Ibunda Ferry Irawan Bawa Korban KDRT Lain: Apa Karena Artis? Jangan Pilih Kasih!
-
CEK FAKTA: Innalillahi Lesti Kejora Gugat Cerai Rizky Billar karena Kepergok Selingkuh, Benarkah?
-
Lesti Kejora dan Rizky Billar Terlihat Makin Mesra dan Harmonis usai Kasus Dugaan KDRT, Madam Louisa: Mungkin Faktor Anak
-
CEK FAKTA: Ferry Irawan Serahkan Bukti Perlakuan Kasar Venna Melinda
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing