Suara.com - Beredar kabar Sri Mulyani dibuat mabuk kepalang setelah diinterogasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menteri Keuangan (Menkeu) itu bahkan disebut terbukti menggelapkan pajak senilai Rp 300 triliun.
Kabar tersebut dibagikan oleh akun YouTube Forum Berita Nusantara pada 16 Maret 2023. Dalam narasinya, akun ini menyebut bahwa penggelapan dana Rp 300 triliun dilakukan Sri Mulyani atas perintah sosok 'Pak Lurah'.
Akun ini juga menyebut bahwa Sri Mulyani telah diperiksa oleh penyidik KPK. Narasi tersebut dilengkapi dengan gambar sampul video atau thumbnail yang menunjukkan foto Ketua KPK Firli Bahuri, Sri Mulyani, Menko Polhukam Mahfud MD hingga sosok berbaju tahanan.
Adapun narasi yang dibagikan oleh akun thumbnail video sebagai berikut
“SRI MULYANI MABUK KEPALANG, MISTERI 300 T TERBONGKAR HINGGA DIINTEROGASI PENYIDIK KPK”
Sedangkan narasi dalam judul video adalah berikut ini:
“fakta baru terungkap!!dana 300 T di gelapkan sri mulyani mengaku hanya jalankan perintah pak Lurah..”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: CEK FAKTA: Full Video Kehidupan Rumah Tangga Arya Saloka Dulu dan Sekarang Bersama Amanda Manopo
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi Sri Mulyani terbukti melakukan penggelapan pajak setelah menjalani pemeriksaan oleh KPK adalah tidak benar.
Faktanya, isi video merupakan hasil editan dari berbagai video yang sudah ditambahkan dengan narasi menyesatkan.
Terlihat video pertama yang diambil bersumber dari akun YouTube Medcomid yang dibagikan pada 13 Februari 2023. Video pertama ini sendiri merupakan hasil wawancara Susno Duadji yang berjudul “SUSNO DUADJI MENILAI POLRI HARUS PUNYA DEWAN PENGAWAS SEPERTI KPK”.
Sedangkan video kedua, mengambil dari akun YouTube Masjid Kampus UGM. Video ini berisi tentang penyataan Mahfud MD dalam acara Ramadhan Public Lecturer yang digelar pada tanggal 7 Mei 2019. Dalam kesempatan ini, Mahfud berbicara mengenai Masa Depan Islam dan Pancasila.
Selanjutnya video ketiga, diambil dari siaran langsung akun YouTube Sekretariat Presiden yang diunggah pada 17 Agustus 2022. Isi video ini merupakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.
KESIMPULAN
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Full Video Kehidupan Rumah Tangga Arya Saloka Dulu dan Sekarang Bersama Amanda Manopo
-
CEK FAKTA: Raffi Ahmad Undang Arya Saloka dan Amanda Manopo Sahur Bersama
-
Cek Fakta: Tukul Arwana Meninggal 1 Jam yang Lalu
-
CEK FAKTA: Alshad Ahmad Resmi Akui Anak dari Nissa Asyifa, Tiara Andini Menangis? Begini Penjelasannya
-
CEK FAKTA : Berita Terkini, KPK Sita Rumah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo karena Terlibat Transaksi 300 T, Hoaks?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah