- Personel Brimob Polda Metro Jaya berjaga di gedung perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Barat, guna mengamankan lokasi bekas markas judi online.
- Sebanyak 30 personel Brimob disiagakan sejak 11 Mei 2026 untuk memastikan situasi tetap kondusif pascapenindakan oleh pihak kepolisian.
- Bareskrim Polri sebelumnya menangkap 321 operator sindikat judi online internasional yang mengelola 75 situs di gedung tersebut.
Suara.com - Personel Brimob Polda Metro Jaya masih berjaga di gedung perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang dijadikan lokasi markas judi online.
“Benar, saat ini masih terdapat personel Brimob Polda Metro Jaya yang melaksanakan penjagaan di kawasan perkantoran Hayam Wuruk,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, kepada wartawan, Senin (11/5/2026).
Budi mengatakan, personel Brimob yang masih ditempatkan di lokasi merupakan bagian dari langkah pengamanan usai penindakan.
Belum ditariknya para personel dari lokasi bertujuan memastikan situasi tetap kondusif serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
“Penjagaan tersebut merupakan bagian dari langkah pengamanan pascapenindakan yang telah dilakukan sebelumnya,” jelasnya.
“Kehadiran personel di lokasi bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” tambah Budi.
Saat ini, jumlah personel Brimob yang masih berjaga di lokasi kejadian sebanyak 30 personel atau satu peleton.
Durasi penjagaan, lanjut Budi, dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan dinamika di lapangan.
“Terkait durasi penjagaan, pelaksanaannya bersifat situasional dengan mempertimbangkan dinamika dan kebutuhan pengamanan di lapangan,” tandasnya.
Baca Juga: Pemodal Masih Diburu! Bareskrim Pastikan 275 WNA Kasus Judol Hayam Wuruk Disidang di Indonesia
Sebelumnya, Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat judi online internasional dengan menangkap 321 operator di sebuah kawasan perkantoran di Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Komplotan mafia siber tersebut menjalankan operasinya secara rapi dengan memanfaatkan teknologi digital lintas negara.
"Hal tersebut dilakukan secara terselubung dengan memanfaatkan sarana elektronik dan secara serta pola operasional digital lintas negara yang terorganisir," ujar Dirtipidum Bareskrim Polri, Wira Satya Triputra, di lokasi, Sabtu (9/5/2026).
Komplotan yang beroperasi di sebuah gedung perkantoran itu diketahui baru menjalankan aktivitasnya sekitar dua bulan lalu. Mereka mengelola puluhan situs judi online yang disamarkan untuk menghindari pantauan aparat.
"Dari hasil pemeriksaan, penyidik telah menemukan kurang lebih sebanyak 75 domain dan website yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian online, yang juga menggunakan kombinasi karakter tertentu dan variasi label perjudian guna menghindari pemblokiran," beber Wira.
Sebagian besar warga negara asing yang terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut juga disebut sudah mengetahui bahwa mereka akan dipekerjakan untuk operasional situs judi online.
Kepolisian menegaskan proses penyidikan masih terus dikembangkan untuk memburu pihak yang diduga menjadi otak utama sindikat tersebut.
"Yang sekarang ini hanya taraf sebagai koordinator daripada masing-masing jenis pekerjaan mereka," kata Wira.
Berita Terkait
-
Pemodal Masih Diburu! Bareskrim Pastikan 275 WNA Kasus Judol Hayam Wuruk Disidang di Indonesia
-
Minta Polri-PPATK Bongkar Sosok Pemodal Judol di Jakbar, Sahroni: Tak Mungkin 321 WNA Gerak Sendiri!
-
DPRD DKI: Jakarta Calon Kota Global, Tidak Boleh Jadi Tempat Aman bagi Sindikat Judi Internasional
-
DPR Apresiasi Bareskrim di Kasus Judi Online Internasional, Minta Jaringan Lain Dibongkar
-
Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar