Suara.com - Nama Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan sempat disinggung oleh Menkopolhukam Mahfud MD saat dicecar oleh anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan soal transaksi janggal di lingkup Kementerian Keuangan sejumlah Rp 300 triliun.
Kala itu, Mahfud MD dituding membocorkan rahasia negara oleh Arteria. Pasalnya, Mahfud MD membeberkan soal informasi transaksi tersebut yang dinilai merupakan dokumen sensitif.
“Beranikah saudara Arteria bilang begitu ke Kepala BIN Budi Gunawan (BG)? BG itu anak buah langsung Presiden, bertangungjawab ke Presiden, setiap minggu laporan resmi info intelejen kepada Menkopolhukam,” balas Mahfud kepada Arteria di ruang rapat komisi III DPR, Rabu (29/3/2023).
Tugas dan sepak terjang Budi Gunawan sangar, Arteria berani ancam
Tentu tantangan dari Mahfud MD ke Arteria Dahlan soal apakah berani mengancam Budi Gunawan cukup membuat panas. Sebab sang Kepala BIN tersebut punya tugas yang sangar terkait dengan intelijen negara.
Sebagai seorang Kepala BIN, tugas Budi Gunawan adalah:
- Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BIN
- Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional di bidang intelijen
- Perencanaan, pengkoordinasioan, dan pelaksanaan operasi intelijen di bidangnya
- Penyampaian produk intelijen sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan kebijakan pemerintah
Operasi kontra intelijen
Sedangkan Budi Gunawan juga memiliki wewenang sebagai berikut:
- Melakukan penyadapan
- Pemeriksaan aliran dana
- Penggalian informasi terhadap sasaran yang memiliki kaitan atau keterlibatan dengan kegiatan yang mengancam kepentingan dan juga keamanan nasional yang terdiri dari ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, dan sektor kehidupan masyarakat lainnya
- Sektor yang dimaksud termasuk pangan, energi, sumber daya alam, dan lingkungan hidup ataupun kegiatan terorisme, separatisme, spionase, dan sabotase yang mengancam keselamatan, keamanan, dan kedaulatan nasional, termasuk yang tengah menjalani proses hukum.
Sebelum didapuk menjadi Kepala BIN, Budi Gunawan merupakan seorang anggota Polri. Ia juga dipercayai untuk menjadi Ajudan Wakil Presiden pada 1999-2000 dan Presiden RI pada 2000-2004 di masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri.
Ia juga pernah menjadi Kapolda Bali (2012). Kariernya semakin melejit ketika ia ditunjuk sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk periode 22 April 2015 – 9 September 2016.
Baca Juga: CEK FAKTA: Dipimpin Mahfud MD, KPK Tetapkan Sri Mulyani Otak Utama 300 T
Budi di luar dunia penegakan hukum dan intelijen juga terlibat dalam e-sports. Adapun pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah ini merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia.
Kala menjabat sebagai Kepala BIN, Budi Gunawan banyak berkontribusi di berbagai isu negara seperti pandemi Covid-19, penanggulangan bencana, penanggulangan terorisme, dan penanganan konflik di Papua.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Dipimpin Mahfud MD, KPK Tetapkan Sri Mulyani Otak Utama 300 T
-
Heran Transaksi Rp 349 T Baru Diungkap, Trimedya PDIP ke Mahfud: Lagi Menari di Atas Panggung Supaya Ada yang Melamar?
-
Mahfud MD: Sering di DPR Ini Aneh Kadangkala Marah-Marah, Tidak Tahunya Markus Dia
-
Tantang Balik Arteria soal Pasal UU TPPU, Mahfud MD: Berani Saudara Kayak Gitu ke Kepala BIN?
-
Kronologi Mahfud MD Ditanya Isu Pelengseran Sri Mulyani Gegara Minyak Rusia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?