Suara.com - Plh Dirjen Minerba Kementerian ESDM Muhamad Idris Froyo Sihite mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Seharusnya, dia menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi tunjangan kinerja (tukin) pegawai Kementerian ESDM pada Kamis (30/3/2023) kemarin.
Menurut Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Muhamad Idris tidak memberikan alasan apapun soal ketidakhadirannya.
"Saksi tidak hadir dan informasi yang kami terima hingga saat ini belum ada konfirmasi apapun pada Tim Penyidik terkait alasan ketidakhadiran yang bersangkutan," kata Ali, Jumat (31/3/2023).
Lantaran itu, KPK mengingatkan kepada Muhamad Idris untuk bertindak kooperatif dalam agenda pemanggilan berikutnya.
"Penjadwalan ulang akan segera disiapkan dan KPK berharap agar yang bersangkutan kooperatif hadir penuhi panggilan tim penyidik," kata Ali.
Untuk diketahui, dari hasil rangkaian penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK di lingkungan Kementerian ESDM, KPK menemukan kunci apartemen di ruangan Muhamad Idris.
Penggeledahan tersebut berlangsung dari Senin (27/3/2023) sore hingga Selasa (28/3/2023) dini hari. Kemudian dari temuan tersebut, penyidik KPK meminta Muhamad Idris untuk mengantarkan ke apartemen yang dituju.
"Kami meminta Pak Plh untuk diajak ke apartemennya di Pakubuwono, otomatis itu sampai pagi," kata Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur.
Baca Juga: Terbongkar Modus Korupsi Tukin ASN Kementerian ESDM, KPK: Salah Ketik Rp 5 Juta jadi Rp 50 Juta
Di apartemen tersebut KPK menemukan sejumlah uang yang nilainya sekitar Rp 1,3 miliar.
"Di sana memang kita menemukan sejumlah uang. Sejumlah uang ya, enggak puluhan miliar, sekitar 1,3 m. Kenapa? Karena baru paginya dihitung ya," kata Asep.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
Kasus Dugaan Penipuan Akademi Crypto Masuk Tahap Pemeriksaan, Korban Klaim Rugi Rp3 Miliar
-
PDIP Pilih Jadi 'Penyeimbang': Strategi Cerdas atau Sekadar Oposisi Abu-Abu?
-
Viral Video Tawuran di Rel Kereta Pekojan Disebut Pakai Senpi, Polisi: Video Lama!
-
Gaya Gibran Curi Perhatian, Makna Tas Noken yang Melingkar di Lehernya Saat Tiba di Papua
-
BPBD DKI Gelontorkan Bantuan Logistik Rp575 Juta bagi Ribuan Pengungsi Banjir di Jakarta Utara
-
Adu Jotos Pedagang Cilok di Kembangan, Korban Alami Luka Parah dan Dilarikan ke RSUD Cengkareng
-
KPK Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak, Usut Korupsi 'Diskon' Pajak Rp60 Miliar
-
Sosiolog USK Sebut Peran Dasco Jadi Titik Balik Percepatan Pemulihan Aceh
-
Usut Kasus Korupsi Haji, KPK Periksa Ketua Bidang Ekonomi PBNU
-
5 Daerah Jakarta Masuk Kategori Siaga Banjir, Pompa Kali Asin Sempat Tembus Level Merah!