Suara.com - Masyarakat terus menyoroti gaya hidup mewah para pejabat. Kali ini, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin yang menjadi sasaran.
Sebuah akun Twitter mengunggah foto Ngabalin. Tidak ada yang aneh pada foto yang diunggah.
Akan tetapi, jam tangan yang dikenakan Ngabalin menjadi sorotan. Kalau menurut narasinya, jam tangan yang digunakan Ngabalin bermerek Patek Philippe Nautilus.
Pengunggah foto menyebut harga jam tangan tersebut mencapai Rp 2,5 miliar.
"Bro Ali Mochtar Ngabalin, Patek Philippe Nautilus yang kamu pakai itu harganya 2,5 M lebih lho! Keren!," demikian cuitan @PartaiSocmed dikutip Sabtu (1/4/2023).
Unggahan tersebut dilihat oleh 1,4 juta pengguna Twitter. Sebanyak 188 komentar warganet turut meramaikan unggahan itu.
Ada pengguna akun Twitter yang meminta Ngabalin untuk segera memberikan klarifikasi terkait jam tangan mewah tersebut.
"Harap klarifikasi sebelum jadi info liar bang @AliNgabalinNew," kata @Mi***17.
Sementara itu, warganet lainnya mempertanyakan apakah jam tangan Ngabalin itu produk asli atau imitasi.
Baca Juga: Ngabalin Respons Ucapan Anies: Selama Di KSP Tak Ada Menteri Atau Menko Ingin Ubah Konstitusi
"Pertanyaannya itu ori or kw?," tanya @aira******ty.
"Nanti pasti bilang jam tangan KW, basi alasannya," timpal @Cak****.
Berita Terkait
-
Tanggapi Fenomena Keluarga Pejabat Flexing, JK: Harus Disadari, Masyarakat Kini Sangat Peka
-
Media Asing Ulas Hedon Anak Istri Sekda Riau SF Hariyanto, Ada Rafael Alun Trisambodo Sampai Esha Rahmansah Abrar
-
Lagi Disorot Tajam, Jokowi Minta Pejabat Negara Terapkan Buka Puasa Secara Sederhana
-
Sekda Riau Bilang Istri Pamer Tas KW dan Keluar Negeri Pakai Kelas Ekonomi, Kok Ada Foto Pakai Business Class, Bohong?
-
Pro Kontra Timnas Israel Main Piala Dunia U-20 di Indonesia, Diminta Tiru Qatar Boikot Rusia
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut