Suara.com - Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Pelantikan tersebut resmi menggantikan Komjen Boy Rafli Amar yang memasuki masa pensiun.
Pelantikan Komjen Rycko Amelza Dahniel dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin (3/2/2023). Pelantikan ini bersamaan dengan pelantikan Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru, Dito Ariotedjo.
Adapun beberapa pihak yang hadir dalam pelantikan tersebut yakni Ketua MK Anwar Usman, Ketua MA Muhammad Syarifuddin, dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Selain itu, ada pula Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Muhadjir Effendy, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Berkaitan dengan hal tersebut, berikut harta kekayaan Rycko Amelza Dahniel selaku Kepala BNPT yang baru dilantik Jokowi.
Melansir dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari situs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas nama Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M. Si yang dilaporkan terakhir pada 22 Desember 2014 saat menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, berikut rincian harta kekayaannya:
Tanah dan Bangunan
Rycko Amelza Dahniel memiliki harta kekayaan berupa tanah dan bangunan dengan nilai total Rp14.205.765.000 atau Rp14,2 miliar. Rincian harta kekayaan tersebut yakni sebagai berikut:
1. Tanah & Bangunan dengan luas 373 m2 & 200 m2 yang berada di Kota Jakarta Selatan, yang berasal dari hasil sendiri, perolehan dari tahun 1999 sampai dengan 2003 NJOP senilai Rp2.021.125.000
2. Tanah & Bangunan dengan luas 512 m2 & 199 m2 yang berada di Kota Jakarta Selatan, yang berasal dari hasil sendiri, perolehan dari tahun 2002 sampai dengan 2014 NJOP senilai Rp3.594.640.000
Baca Juga: Resmi, Jokowi Lantik Menteri Termuda, Dito Ariotedjo Jadi Menpora di Kabinet Indonesia Maju
3. Tanah dengan luas 336 m2 yang berada di Kota Jakarta Selatan, yang berasal dari warisan, perolehan tahun 2014 NJOP senilai Rp1.680.000.000
4. Tanah dengan luas 150 m2 yang berada di Kota Jakarta Selatan, yang berasal dari warisan, perolehan tahun 2014 NJOP senilai Rp750.000.000
5. Tanah dengan luas 1.007 m2 yang berada di Kota Jakarta Selatan, yang berasal dari warisan, perolehan tahun 2014 NJOP senilai Rp5.035.000.000
6. Tanah dengan luas 225 m2 yang berada di Kota Jakarta Selatan, yang berasal dari warisan, perolehan tahun 2014 NJOP senilai Rp1.125.000.000
Alat Transportasi dan Mesin
Harta kekayaan Rycko Amelza Dahniel berupa alat transportasi dan mesin lainnya dengan nilai Rp418.000.000 atau Rp418 juta. Rinciannya yakni sebagai berikut:
Berita Terkait
-
Resmi, Jokowi Lantik Menteri Termuda, Dito Ariotedjo Jadi Menpora di Kabinet Indonesia Maju
-
Jokowi Lantik Mantan Ajudan SBY, Komjen Rycko Amelza Daniel Sebagai Kepala Penanggulangan Terorisme
-
Profil Komjen Rycko Amelza Dahniel, Kepala BNPT Baru Punya Harta Hampir Rp17 Miliar
-
Profil dan Harta Kekayaan Hasyim Asyari, Ketua KPU RI yang Didesak Mundur
-
Santer Dikabarkan Bakal Dilantik Jadi Menpora dan Kepala BNPT, Siapa Dito Ariotedjo dan Rycko Amelza?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!