Suara.com - Connie Rahakundini Bakrie resmi hengkang kaki dari Anggota Dewan Pakar Partai NasDem. Politisi perempuan sekaligus Analis Militer dan Politik Luar Negeri tersebut membenarkan bahwa dirinya tak lagi berkiprah di partai besutan Surya Paloh itu.
"Confirmed (mengundurkan diri). Itu surat asli saya," kata Connie dikonfirmasi, Senin (3/4/2023).
Usut punya usut, Connie mengungkap dirinya bukan kader partai melainkan anggota dewan pakar lewat jalur non-kader.
"Tapi aku bukan anggota partai, makanya aku jalur non anggota. Itu aku bukan caleg, bukan, saya memang bukan anggota Partai NasDem," tuturnya.
Connie beralasan bahwa dirinya merasa ideologi partai tak cocok dengan dirinya.
"Setelah beberapa ribu purnama, menurut aku akhirnya meninggalkan ideologisnya, dan itu tadi flying high-playing cheap," tuturnya.
Ia juga kini tengah jenuh dan pusing melihat kondisi partai.
"Pokoknya gue cabut dari situ dulu, pusing ngeliat Partai NasDem itu," pungkasnya.
Sepak terjang Connie Rahakundini: Akademisi jadi politisi
Baca Juga: Analis Militer Connie Rahakundini Mundur Jadi Anggota Dewan Pakar NasDem, Waketum: Salah Alamat!
Perempuan bernama lengkap Connie Rahakundini Bakrie ini sejatinya adalah seorang akademisi di bidang pertahanan dan militer.
Connie yang merupakan kelahiran Bandung sempat 'hijrah' ke Depok, Jawa Barat untuk menempuh pendidikan di Universitas Indonesia.
Connie tercatat mendapatkan gelar S3 di Universitas Indonesia sekaligus di APCSS Asia Pasific Centre for Security Studies, Hawaii.
Tak hanya itu, Connie juga mengoleksi sejumlah ijazah dari Fu Xi Kang War Academy, Tiongkok, dan Chevening Executive Programme for Democracy and Security di Birmingham University, UK.
Punya kiprah di luar negeri
Tak hanya di dalam negeri, Connie juga aktif melakukan riset di luar negeri. Ia sempat menjajal menjadi Senior Research Fellow di The INSS Institute of National Security Studies di Tel Aviv Israel.
Berita Terkait
-
Analis Militer Connie Rahakundini Mundur Jadi Anggota Dewan Pakar NasDem, Waketum: Salah Alamat!
-
Anggota Dewan Pakar Partai NasDem Connie Rahakundini Resmi Mundur: Pusing Gue Lihat Partai Itu
-
PKS Klaim Banyak Partai Melamar Masuk Koalisi Perubahan, Syaratnya Ketua Umum Jadi Cawapres Anies
-
Tebak-Tebakan Nama Cawapres Sudah Ada di Kantong Saku Anies Baswedan, Tinggal Dipilih dan Dideklarasikan
-
NasDem, PKS dan Demokrat Telah Teken MoU, Relawan Anies Merasa Lega
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal