Suara.com - CEO Twitter Elon Musk mengubah logo Twitter dari burung biru menjadi Shiba Inu. Sudahkah Anda tahu apa itu Shiba Inu?
Aksi Musk mengubah logo Twitter menjadi Shiba Inu itu membuat harga Dogecoin atau DOGE melonjak mencapai lebih dari 30 persen di perdagangan pada Senin (3/4/2023).
Logo bergambar anjing berwarna coklat keemasan yang dinamai Shiba Inun ini langsung menjadi trending topic di linimasa Twitter.
Terpantau hingga Selasa (4/4/2023) sore sudah ada lebih dari 22 ribu cuitan membahas topik seputar Shiba Inu.
Namun sudahkah Anda mengetahui apa itu Shiba Inu sebenarnya yang menjadi logo Twitter terbaru?
Apa Itu Shiba Inu
Shiba Inu adalah nama mata uang kripto pada investasi aset kripto atau cryptocurrency.
Mata uang kripto ini dibuat oleh seseorang dengan nama samaran Ryoshi pada Agustus 2020 lalu.
Shiba Inu masuk dalam token ERC-20 karena bergerak di atas jaringan blockchain Etherum.
Baca Juga: Valuasi Twitter Anjlok Parah, Elon Musk Akui Perusahaan Terancam Bangkrut
Dari aspek ketersediaannya Shiba Inu coin memiliki pasokan yang cukup melimpah yakni mencapai 1.000 triliun.
Jumlah ini tentu sangat banyak jika dibandingkan dengan mata uang kripto populer dunia, Bitcoin yang hanya memiliki 21 juta koin saja.
Meski demikian koin Shiba Inu masih ilegal diperdagangkan di Indonesia.
Hal itu tertuangn dalam Peraturan Bappebti Nomor 7 Tahun 2020 di mana Shiba Inu belum masuk ke dala daftar Penetapan Daftar Aset Kripto yang Dapat Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset.
Sejauh ini baru ada 229 mata uang kripto yang legal diperdagangkan di Indonesia. Di luar itu makan tidak boleh diperdagangkan di dalam negeri.
Musk dan Shiba Inu
Berita Terkait
-
Lina Mukherjee Pamer Makan Daging Anjing Padahal Ikan Asin, Bahaya Enggak Sih?
-
Tawarkan Hibah Saham ke Karyawan, Begini Cara Elon Musk Buat Terobosan di Twitter
-
Valuasi Twitter Anjlok Parah, Elon Musk Akui Perusahaan Terancam Bangkrut
-
Parah!! Elon Musk Diduga Cemooh Karyawan Disabilitas Twitter
-
Elon Musk Pecat dan Olok-olok Karyawan Twitter Penyandang Disabilitas
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun