Suara.com - Belakangan ini viral pengobatan alternatif yang dilakukan oleh Ida Andriyani atau dikenal Ida Dayak di Depok, Jawa Barat. Banyak orang datang dari berbagai daerah meminta diobati oleh Ida Dayak.
Jauh sebelum pengobatan alternatif Ida Dayak viral, ada sederet praktisi pengobatan alternatif yang lebih dikenal masyarakat secara luas. Siapa saja mereka? Simak penjelasan berikut ini.
1. Ponari
Pada tahun 2009 silam muncul dukun cilik Muhammad Ponari yang berasal dari Jombang, Jawa Timur. Ponari yang ketika itu baru berusia 11 tahun menggegerkan masyarakat karena dipercaya dapat menyembuhkan penyakit lewat batu sakti yang ditemukan dan diyakini jatuh dari langit.
Kala itu, pasien yang jumlahnya mencapai puluhan ribu mengantre dengan membawa air putih untuk dicelupi dengan batu milik Ponari. Air yang sudah dicelupi batu itu dipercaya memiliki daya sembuh yang luar biasa meskipun ada yang tidak membawa hasil.
Bahkan ketika itu panitia pengobatan yang dilakukan Ponari membatasi jumlah pasien 5 ribu orang per hari karena ada 4 warga tewas terinjak-injak saat mengantre berobat. Setahun kemudian, Ponari jatuh sakit dan harus menginap di rumah sakit karena suhu tubuhnya sangat tinggi.
Kabar terbaru Ponari sudah menikah pada 1 Agustus 2020 lalu. Dia bahkan sudah menjadi seorang ayah dari anak yang dilahirkan istrinya, Aminatus Zuroh. Selain menjadi buruh pabrik, Ponari kabarnya belajar menjadi komika di Jombang, Jawa Timur.
2. Ningsih Tinampi
Setelah Ponari, muncul Ningsih Tinampi yang mengklaim telah menemukan obat Covid-19 pada April 2020. Melalui akun YouTube-nya, Ningsih mengklaim bahwa obat temuannya itu buatan dari Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Namun, ia tidak menyebutkan isi obat tersebut.
Ningsih kemudian melakukan pengobatan alternatif kepada pasien-pasiennya. Pasien bahkan ada yang rela membayar biaya berobat ratusan ribu pada Ningsih untuk sekali terapi.
Kontroversi juga mengiringi Ningsih yang saat itu pernah menyatakan bisa mengundang nabi, rasul dan malaikat. Tapi kemudian perempuan itu mengaku salah bicara akibat rasa lelahnya mengobati ratusan pasien.
Baca Juga: Pro Kontra Pengobatan Ida Dayak, Banjir Pujian hingga Tanggapan Skeptis
3. Umi Zubaidah
Nama Umi Zubaidah mencuat setelah melakukan pengobatan alternatif pada almarhum Olga Syahputra. Praktik pengobatan alternatif Umi Zubaidah pun sempat menuai kontroversi.
Sebagian percaya bahwa Umi Zubaidah bisa mengangkat penyakit lewat telur, tapi ada juga yang menganggap dia hanya melakukan tipu daya dan memakai bantuan jin. Tiga tahun menghilang dari layar kaca pasca meninggalnya Olga Syahputra pada tahun 2015 silam, Umi Zubaidah meninggal dunia pada 1 April 2018.
4. Ida Dayak
Ida Dayak tengah viral belakangan ini karena dipercaya bisa mengobati penyakit dalam sekejap. Bahkan terjadi kemacetan panjang akibat pasien yang mengantre untuk berobat kepadanya.
Dalam video yang beredar di media sosial, Ida Dayak selalu melafalkan kalimat tauhid Lailahaillallah dan kalimat basmalah saat mulai pengobatan. Dia menunjukkan kesembuhan hanya berasal dari Allah SWT dengan pengucapan kalimat itu.
Sementara itu, metode penyembuhan Ida Dayak terbilang sederhana. Dia melakukan ritual menari dan mengurut pasiennya dengan mengoleskan minyak berwarna merah.
Minyak mujarab yang diberi nama Ida Dayak Minyak Bintang itu juga dijual Rp 50 ribu per botol. Minyak Ida Dayak itu sudah lama dikenal masyarakat suku Dayak Kalimantan sebagai salah satu obat tradisional yang digunakan secara turun-temurun.
Berita Terkait
-
Pro Kontra Pengobatan Ida Dayak, Banjir Pujian hingga Tanggapan Skeptis
-
CEK FAKTA: Diterapi Ida Dayak, Tukul Arwana Sembuh dari Lumpuh Langsung Bisa Jalan
-
Urut ke Ibu Ida Dayak Apakah Musyrik, Mimpi Basah Saat Tidur Siang Wajib Mandi Junub?
-
CEK FAKTA, Presiden Jokowi dan Giban Rakabuming akan Bangun Rumah Sakit untuk Ida Dayak
-
CEK FAKTA: Ustaz Abdul Somad Akui Kehebatan Ibu Ida Dayak, Benarkah?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut