Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang puluhan miliar dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebut dugaan korupsi tersebut berupa suap yang didominasi fee proyek Kepala SKPB Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Yang disita kurang lebih mencapai milyaran rupiah," kata Ali, Jumat (7/4/2023).
Selain itu, Adil juga diduga melakukan korupsi dengan memotong Uang Persediaan (UP) dan Ganti Uang Persediaan (GAP).
"Serta penerimaan lainnya tahun 2021 sampai dengan 2023 juga cukup besar," kata Ali.
Adil dan satu orang lainnya sudah berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Jumat (7/4/2023). Dia tiba pada pukul sekitar pukul 16.17 WIB.
Sementara enam orang lainnya masih dalam perjalanan menuju KPK.
"Tolong beri waktu kami untuk bekerja. KPK akan menjelaskan kepada publik sebagai pertanggungjawaban kerja-kerja KPK ke publik," kata Ali.
Ali sebelumnya menyebut 25 orang yang terjaring OTT tersebut termasuk Adil selaku Bupati Kepulauan Meranti.
Baca Juga: Ironis Bupati Meranti Muhammad Adil, Bilang Daerahnya Miskin Ekstrem, Kini Malah Terjaring OTT KPK
Kemudian ada sekretaris daerah hingga kepala dinas.
"Sejauh ini tim KPK mengamankan 25 orang terdiri dari Bupati, Sekda, Kepala Dinas dan Badan, Kepala Bidang dan pejabat lainnya dilingkungan Pemkab Kepulauan Meranti serta ajudan Bupati dan pihak swasta," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Bukan di DPR, Front Mahasiswa Nasional Pilih Demo di Istana untuk Sampaikan 10 Tuntutan
-
Botok: Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Desember, Dasco, Saan, dan Cucun Siap Mundur
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
Terkini
-
Pecahan Gletser Raksasa Himalaya Penyebab Banjir Bandang Nepal, Bagaimana Bisa Terjadi?
-
4 HP Gaming untuk Bujet Rp2-3 Juta, Performa Anti Lag dan Baterai Awet
-
Bedak Fanbo untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Ini 2 Varian dengan Review Pembeli
-
Andre Rosiade Disoraki Massa Saat Jelaskan RUU Perampasan Aset: Hoaks!
-
Banjir Bandang di Nepal Telan 157 Korban Jiwa, Ratusan Lainnya Masih Hilang
-
BRI Konsisten Dorong Ekonomi Kerakyatan, Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi
-
Review It Ends: Ngerinya Terjebak di Jalan Nggak Berujung
-
Tuntas Sudah 26 Tahun Menanti! Jonatan Christie Resmi Kuasai Peringkat 1 Dunia BWF
-
Kondisi Terkini Demo 27 Agustus di Gedung DPR RI
-
Komitmen Perkuat Koperasi dan UMKM, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi