Suara.com - Almarhumah istri Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Widi Astutik dikenal sebagai sosok yang ramah di mata para penjaga rumah.
Salah satu penjaga, Viktor mengatakan, sepanjang hayatnya, Widi tidak pernah marah-marah. Widi bahkan dikenal sebagai sosok yang ramah.
"Sosok ibu di mata saya ramah. pasti kalau ketemu siapa-siapa itu senyum," katanya, di rumah duka, kawasan Meruya Jakarta Barat, Jumat (7/4/2023).
Widi, kata Viktor, bukan hanya ramah kepada penghuni atau penjaga rumah. Namun juga para tetangga.
"Sama para tetangga juga beliau selalu senyum. Nanyain kabar, entah siapa yang datang ke sini pasti nanyain kabar," ucapnya.
Viktor yang bekerja di rumah Wakapolri sejak tahun 2020 ini mengaku selama bekerja tidak pernah dimarahi.
"Enggak pernah. Paling negor-negor biasa dalam tahap wajar, abis itu senyum."
Diberitakan sebelumnya, Widi Astutik atau Tutik Gatot Eddy, istri dari Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramano meninggal dunia. Kabar duka tersebut datang dari akun Instagram Kapolri Jenderal Listryo Sigit Prabowo.
"Innalillahi wa Innailaihi Rojiun. Saya dan segenap keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia turut berbela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya Ibu Tutik Gatot Eddy," tulis akun Instagram @listyosigitprabowo, dikutip Jumat (7/4/2023).
Baca Juga: Masih Berada di Singapura, Istri Wakapolri Diprediksi Sampai di Indonesia Sabtu Dini Hari
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga yang tersebar dalam group Whatsapp, Tutik wafat dalam usia 52 tahun. Saat itu Tutik sedang dalam perawatan di Farree Park Hospital, Singapura pada Jumat (7/4/2023) sekitar pukul 15.25 waktu setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional