Suara.com - Bea Cukai Ngurah Rai yang sebelumnya menahan paket alat kesehatan untuk buang air kecil yang dikirimkan untuk warga negara asing (WNA) asal Finlandia kini memutuskan untuk menyerahkan alat tersebut pada yang bersangkutan.
Namun, setelah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, paket itu kemudian diserahkan kepada WNA tersebut tanpa dikenakan biaya impor.
Paket tersebut terdiri dari tiga kemasan Hydrophilic Single Use Catheter 30 buah, tiga buah kantong urine dengan selang, dan dua kemasan kondom Catheter berlabel Coloplast Conveen 30 buah.
Bea Cukai menyerahkan paket tersebut dengan mempertimbangkan asas kemanusiaan dan dukungan serta koordinasi erat dengan Kementerian Kesehatan.
Pemilik barang telah menerima alat kesehatan tersebut. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan serta dukungan terhadap masyarakat, terutama terhadap kelompok rentan.
DJBC menegaskan akan terus menjalin kerja sama dengan kementerian atau lembaga terkait lainnya untuk meningkatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat.
Sebelumnya, paket itu ditahan oleh Bea Cukai karena termasuk dalam aturan Larangan dan Pembatasan impor Alat Kesehatan, yaitu kateter dan kantung urine. Namun, dengan menyertakan surat rekomendasi dari Kemenkes, paket tersebut kemudian dirilis.
Peristiwa ini lantas viral di media sosial hingga sejumlah warganet mempertanyakan sikap dari Bea Cukai terkait.
Berita Terkait
-
Miris! Seorang Bule Sulit Ingin Ambil Paket, Diduga Dipersulit Bea Cukai
-
Bea Cukai Tahan Alat Bantu Kencing Milik Bule yang Lagi Sakit, Warganet: Motto Bea Cukai Kalo Bisa Dipersulit, Kenapa Harus Dipermudah?
-
Parkir Sembarangan di Bahu Jalan, Mobil Bea Cukai Diderek Petugas Dishub di Jaksel
-
55 WNA Sindikat Penipuan Online Nyamar Jadi Polisi, Ini Fakta-faktanya Versi Bareskrim
-
Nyamar Jadi Polisi, 55 WNA Sindikat Penipuan Online Jaringan Internasional Diciduk Bareskrim di Jakarta
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas