Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada lembaga pemerintahan. Kali ini, dugaan korupsi proyek rel kereta api Tegal membuat pimpinan serta jajaran Balai Perkeretaapian DJKA Jawa Tengah harus diboyong ke Jakarta demi penyelidikan lebih lanjut.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Pemberitaan KPK, Ali Fikri yang mengungkap berbagai pihak yang terkena OTT ini telah diboyong ke Jakarta untuk dilakukannya pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta pada hari ini, Rabu (12/4/2023).
"Iya betul ada OTT untuk proyek kereta Tegal. KPK akan segera menentukan sikap dalam waktu 1 x 24 jam. Kita juga akan bawa (para pimpinan) dari Semarang ke Jakarta malam ini" ungkap Ali Fikri saat ditemui wartawan pada Selasa, (11/04/2023) kemarin.
Ali mengungkapkan beberapa hal lain yang menjadi poin penting dari latar belakang OTT ini. Simak inilah 5 fakta OTT DJKA Jawa Tengah selengkapnya.
1. Tangkap para pimpinan dan jajarannya
Ali mengungkapkan bahwa pihak KPK menangkap beberapa pejabat DJKA, termasuk Kepala Balai Perkeretaapian DJKA Jawa Tengah guna mendalami kasus dugaan suap tender dari proyek rel kereta api Tegal ini.
"Ada beberapa orang yang ditangkap, di antaranya ada Kepala Balai DJKA Jateng, pejabat pembuat komitmen atau PPK proyek pekerjaan perkeretaapian dan pihak swasta yang menang tender," ungkap Ali.
Diketahui, 3 pegawai DJKA yang menjabat sebagai Bendahara Perkeretaapian Jawa Tengah ikut diboyong ke Jakarta.
2. Barang bukti sejumlah uang dengan mata uang asing
Baca Juga: Ini Proyek yang Buat Pegawai Kemenhub Kena OTT KPK
Dari OTT tersebut, pihak KPK mengamankan beberapa barang bukti, termasuk mata uang asing. Diperkirakan, uang tersebut mencapai nilai ratusan juta rupiah secara tunai.
"Dari OTT tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang. Uang yang diamankan oleh KPK dalam bentuk rupiah dan mata uang asing," lanjut Ali.
3. Pihak Kemenhub buka suara
OTT yang dilakukan KPK di lembaga naungan Kementerian Perhubungan ini pun mendapat perhatian banyak pihak, termasuk pihak Kemenhub sendiri. Melalui juru bicaranya, pihak Kemenhub mengaku siap bekerja sama dengan KPK demi memberantas kasus korupsi yang mungkin terjadi di tubuh Kemenhub.
"Kementerian Perhubungan sangat mendukung berbagai upaya untuk memberantas korupsi. Kami juga siap bekerjasama dengan pihak yang berwenang," ungkap Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati lewat keterangan tertulisnya pada Selasa, (11/04/2023) kemarin.
4. KPK akan segera umumkan hasil OTT
Berita Terkait
-
Ini Proyek yang Buat Pegawai Kemenhub Kena OTT KPK
-
Ramai-ramai Laporkan Firli Bahuri Cs Ke Dewas KPK Dan Polisi
-
LP3HI Laporkan Firli Bahuri Terkait Dokumen Bocor
-
Diduga Salahgunakan Wewenang, Sekjen dan Kepala Biro SDM KPK Dilaporkan Brigjen Endar ke Polda Metro Jaya
-
Brigjen Endar Priantoro Laporkan Sekjen KPK ke Polda Metro Jaya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Total 291 Km, Ini Daftar 10 Tol Fungsional Mudik Lebaran 2026
-
Terungkap! Proses Rahasia Pemilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Baru Iran
-
Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel
-
TNI Masuk Fase Siaga 1, Masyarakat Khawatir Adanya Potensi Represi
-
Waspada Campak Jelang Lebaran: Mengapa Kasus Bisa Naik Saat Libur dan Seberapa Penting Vaksin MR?
-
BMKG Ingatkan Pemudik: Lebaran 2026 Berpotensi Hujan Lebat di Jawa dan Sulawesi
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Penerima PKH Didorong Jadi Anggota Koperasi Merah Putih untuk Tingkatkan Ekonomi
-
Cerita KPK Kejar-kejaran dengan Kadis PUPRPKP Rejang Lebong yang Gendong Tas Isi Ratusan Juta
-
Warga Iran Dihantui Ancaman Serius, WHO Peringatkan Bahaya Fenomena Hujan Hitam