Suara.com - Jalanan Kota Depok kini diwarnai oleh spanduk berisikan dukungan kepada putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep untuk menjabat sebagai Wali Kota Depok.
"Saatnya Kota Depok dipimpin anak muda. Kami mendukung Kaesang menjadi Wali Kota Depok 2024," bunyi spanduk yang memadati jalanan Kota Belimbing tersebut.
Adapun spanduk tersebut dipasang oleh sebuah kelompok masyarakat bernama Komunitas Warga Rindu Perubahan, sebagaimana yang tercantum di
Kehadiran spanduk-spanduk tersebut menandakan bahwa jalan yang disediakan kepada Kaesang untuk terjun ke politik praktis semakin nyata. Ditambah dirinya sempat berceletuk di depan anggota keluarga Jokowi bahwa dirinya punya minat masuk politik.
Seberapa mentereng rekam jejak Kaesang Pangarep?
Dukungan publik terhadap Kaesang untuk maju ke politik praktis memunculkan pertanyaan besar, yakni seperti apa rekam jejak Kaesang Pangarep?
Kaesang sejatinya bukan seorang yang telah lama bermain di percaturan politik. Sebab putra bungsu presiden Jokowi ini berkarier sebagai seorang pebisnis.
Kaesang juga sempat menegaskan bahwa dirinya tak ingin melanjutkan karier ayah dan kakaknya untuk berpolitik.
Namun beberapa waktu yang lalu, Kaesang mendadak berubah haluan dan menyatakan keinginannya untuk terjun ke kancah perpolitikan. Hal ini diungkaokan sang kakak, Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Hunian Milenial Dekat dengan Stasiun di Depok, Jokowi: Bangun Tidur Langsung Lompat ke KRL
"Saya juga kaget, dia secara terbuka menyampaikan ke kami (keluarga Jokowi) ada ketertarikan di politik," beber Gibran, Selasa (24/1/2023).
Gurita bisnis Kaesang Pangarep
Bakat berbisnis yang dikantongi oleh Kaesang menurun dari sang ayah yang merupakan seorang pebinsis mebel sebelum jadi politisi.
Tentu karier Kaesang di perpolitikan bisa dibilang dari nol lantaran dirinya sebelumnya menekuni bidang karier bisnis.
Kaesang juga tak terekspos politik di masa kuliah. Adapun Kaesang merupakan alumnus Singapore University of Social Sciences.
Usai kuliahnya rampung, Kaesang memutuskan untuk membuka usaha. Putra bungsu Jokowi ini terkenal lantaran usahanya di bidang kuliner, salah satunya dalah Sang Pisang.
Berita Terkait
-
Hunian Milenial Dekat dengan Stasiun di Depok, Jokowi: Bangun Tidur Langsung Lompat ke KRL
-
Sebentar Lagi Kaesang dan Erina Gudono Bagikan Kabar Gembira: Kaesang Junior Segera Hadir?
-
Presiden Jokowi Blusukan untuk Menyapa Masyarakat di Pasar Cimanggis, Warganet Kompak: Kaesang Pangarep for Depok!
-
Jokowi Resmikan Hunian Milenial Senilai Rp948 M di Depok, Bonus 'Kereta Api'
-
Siap Buka-bukaan Soal Predikat Depok Kota Paling Intoleran, SETARA Institute Sebut Pemkot Depok Menghindar! Ada Apa?
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Pembekalan Kepala Sekolah Rakyat, Gus Ipul Tekankan Empati dan Integritas
-
KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara
-
92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup
-
Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi
-
Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi
-
Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi
-
Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak
-
Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data
-
Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu
-
Komisi Yudisial Mulai Pelajari Laporan Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim Kasus Nadiem Makarim