Suara.com - Video keributan yang terjadi di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan viral di media sosial. Dalam video, seorang pria mengejar dan menantang seorang penumpang lainnya. Aksi keributan yang terjadi pada Selasa (11/4/2023) itu langsung direlai oleh petugas stasiun Manggarai.
Pelaku yang kemudian berinisial YA itu membuat keributan di Stasiun Manggarai bahkan sampai jadi trending Twitter. Simak kronologi keributan di Stasiun Manggarai berikut ini.
Kronologi Keributan di Stasiun Manggarai
Keributan di Stasiun Manggarai ternyata bukan yang pertama kali bagi YA. Dia juga kerap memancing keributan di berbagai tempat. Kabarnya YA diduga mengalami gangguan emosial dan saat ini tengah menjalani pengobatan dengan psikiater.
Pada Selasa (11/4/2023) kemarin, YA mengamuk lantaran tak sengaja tersenggol oleh penumpang lain di stasiun Manggarai.
"Woi lo ngapain nutupin jalan gue. Gue bos, gue bos nih," kata pria berkacamata itu sambil menepuk-nepuk dadanya.
Aksi kemarahan YA sempat menjadi tontonan penumpang KRL lainnya. Sementara itu kepolisian mengungkap bahwa YA merupakan penumpang KRL dari Bogor dengan tujuan Jakarta. YA kemudian turun di Stasiun Manggarai.
"Saat berjalan turun di tangga peron 12 ke lantai 1, yang bersangkutan bersenggolan dengan penumpang lain," kata Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Henrikus Yossi pada Kamis (13/4/2023).
YA Disebut Kerap Bikin Onar Meresahkan
Baca Juga: Bukan Hanya Jefri Nichol, Yudo Andreawan Juga Siap Adu Jenderal TNI: Gas sotoy Juga Ini Orang!
Usai video keributan di Stasiun Manggarai viral, banyak warganet yang mengunggah video terkait ulah Yudo Andreawan. Dalam sebuah video, pria berinisial YA kedapatan membuat keributan di sebuah stand mobil di salah satu mall.
Selain itu, YA juga diduga pernah mengamuk karena tak bisa membayar hotel yang dia sewa hingga memaki-maki polisi yang mengamankannya dengan kata-kata kasar. Pria 25 tahun itu juga lagi-lagi pernah mengamuk di sebuah kafe kemudian langsung diamankan oleh kepolisian. Ketika di Polres, Yudo justru kembali melontarkan kata-kata kasar bahkan tak segan-segan dia meludah berkali-kali.
Ada banyak aksi YA yang meresahkan masyarakat seperti diungkap warganet. Sebut saja dia pernah melakukan pemukulan pada security, menabrakkan mobil hingga enggan membayar taksi. Parahnya lagi, YA terobsesi dengan seorang dokter gigi.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Jefri Nichol, Yudo Andreawan Juga Siap Adu Jenderal TNI: Gas sotoy Juga Ini Orang!
-
Viral Pria Obsesi dengan Dokter, Mengenal Restraining Order yang Harusnya Bisa Lindungi Korban 'Stalker'
-
Viral Sosok Yudo Andreawan Kerap Bikin Onar, Kenali Macam-macam Gangguan Jiwa
-
Sempat Viral Surat Resmi Minta THR Ke Pengusaha, BNN Tasikmalaya Panen Komentar Negatif Warganet
-
Imbas Minta THR ke PO Budiman, BNN Tasikmalaya Malah Dapat Uang Palsu dan Pisang Mentah
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar