Suara.com - Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Semarang - Solo KM 487+500 Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Jumat (14/4/2023). Tujuh orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes M Iqbal Alqudusy menyebut peristiwa kecelakaan ini dilaporkan terjadi pukul 04.15 WIB.
"Korban meninggal dunia tujuh. Luka ringan enam," kata Iqbal kepada wartawan, Jumat (14/4/2023).
Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan berjumlah delapan unit. Rinciannya enam truk, satu truk tanki dan satu elf.
Iqbal menuturkan kronologi kecelakaan ini bermula ketika sebuah truk tronton dengan pelat nomor E 9124 AF melaju dari arah Barat menuju Timur di Tol Semarang - Solo. Kemudian setibanya di lokasi, truk tronton tersebut oleng ke kiri dan menabrak Isuzu Elf hingga terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan lainnya.
"Satu truk Isuzu Giga nomor polisi B 9644 BEK terguling di bahu jalan sebelah kiri," ungkapnya.
Menurut Iqbal anggota hingga kekinian masih berada di lokasi kejadian. Ia memastikan proses evakuasi korban dam kendaraan yang terlibat kecelakaan berjalan lancar.
"Proses evakuasi nerjalan aman dan lancar," katanya.
Baca Juga: Kronologi Perampok Cekoki Sopir Taksi Online Kecubung hingga Tewas Kecelakaan di Tol Jagorawi
Berita Terkait
-
Kronologi Perampok Cekoki Sopir Taksi Online Kecubung hingga Tewas Kecelakaan di Tol Jagorawi
-
KA Babaranjang Tabrak Motor di Muara Enim, 1 Keluarga Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Fuji Ogah Disebut Jadi Orangtua Pengganti Untuk Gala Sky, Kok Gitu?
-
Korlantas Polri Siapkan Pengawalan untuk Pemudik Sepeda Motor yang Nekat Mudik Lebaran 2023
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif