Suara.com - Yana Mulyana menjadi Wali Kota Bandung kedua sepanjang sejarah yang pernah terjerat kasus korupsi. Adapun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (14/4/2023).
Yana menjadi satu dari segelintir pejabat yang kedapatan korupsi. Sang Wali Kota Bandung tersebut ditangkap terkait dugaan kasus suap pengadaan CCTV dan jasa penyediaan internet, sebagaimana yang diungkap Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Sabtu (15/4/2023).
Pengadaan beberapa perangkat elektronik tersebut terkait dengan program Bandung Smart City.
Terjerumusnya Yana dalam pusaran kasus korupsi menjadi sinyal bahwa Kota Bandung memiliki nasib nelangsa dijadikan 'ladang korupsi' bagi para pemangku kepentingan di lingkup pemerintah daerah.
Sebelum Yana, ada sosok Wali Kota Bandung yang juga pernah kedapatan melakukan kasus korupsi.
Dada Rosada - Wali Kota Bandung periode 2003-2013
Dada Rosada yang menjabat sebagai Wali Kota Bandung selama sepuluh tahun tersebut ternyata menyisakan jejak kelam bagi masyarakat Bandung.
Dada ternyata kedapatan menerima suap dari hakim Setyabudi Tedjochono hingga ditetapkan menjadi tersangka pada 1 Juli 2013 silam.
Tak tanggung-tanggung, korupsi yang dilakukan Dada berskala besar lantaran juga melibatkan Sekretaris Daerah-nya, Edi Siswandi.
Baca Juga: Dua Kader Parpol Ini Kena OTT KPK di Bulan Ramadhan, Terjerat Kasus Korupsi
Tak cukup di situ, Dada Rosada menjadi tersangka atas dugaan kasus korupsi Dana Bantuan Sosial Pemkot Bandung pada tahun yang sama di bulan Agustus.
Berkat ulahnya, Dada divonis 10 tahun penjara oleh hakim dan pindah berkala dari satu penjara ke penjara lainnya. Ia sempat ditahan KPK di Rutan Cipinang hingga akhirnya mendekam di Lapas Sukamisikin, tempat para koruptor diganjar atas perbuatan mereka.
Ternyata, Dada hanya menempuh masa tahanan selama 9 tahun lantaran diberikan beberapa remisi antara lain remisi kemerdekaan, remisi umum dan remisi dasawarsa.
Dada akhirnya dapat menghirup udara bebas pada 26 Agustus 2022 setelah beberapa kali melawan Covid-19 semasa tahanannya di masa pandemi.
Kasus Yana Mulyana turut menjaring pejabat Kota Bandung lainnya
Seperti halnya dengan Dada, dugaan kasus korupsi Yana Mulyana turut melibatkan banyak pemangku kepentingan di pemerintahan Kota Bandung.
Berita Terkait
-
Wali Kota Bandung Terjaring OTT KPK, Ridwan Kamil Turun Gunung Lakukan Ini
-
Dua Kader Parpol Ini Kena OTT KPK di Bulan Ramadhan, Terjerat Kasus Korupsi
-
Firli Bahuri Sebut OTT Wali Kota Bandung Yana Mulyana Bentuk Eksistensi KPK
-
Yana Mulyana Kena OTT KPK, Ridwan Kamil Angkat Ema Sumarna Jadi Plh Wali Kota Bandung
-
Jejak Jahat Bupati Meranti: Gadai Kantor Sendiri dan Mes Dinas PUPR ke Bank
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
Terkini
-
Tak Mau Ingkari Putusan Munas Golkar, Bahlil Tegaskan Bakal Dukung Prabowo-Gibran hingga Selesai
-
Waketum PAN Ingin Prabowo Dipasangkan Dengan Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Doa Saja
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
-
Soal Prabowo Dua Periode, Dasco: Kita Lihat Kepuasaan Masyarakat pada Program Periode Pertama
-
Prabowo Kumpulkan Pengurus hingga Anggota DPR Fraksi Gerindra di Kertanegara Nanti Malam, Ada Apa?
-
Bahlil Ancam Ganti Pengurus Golkar yang Tidak Perform: Ibarat Futsal, Siap-siap Ditarik Keluar!
-
Bukan Cuma Wakil, KPK Juga Amankan Ketua PN Depok dalam OTT Semalam
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari