Suara.com - Tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan mobil MPV Nissan Serena menghantam Amalia (26), tiga lapak pedagang kurma dan satu mobil Toyota Fortuner di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, ditaburi bunga.
Pantauan Suara.com di lokasi, Kamis (20/4/2023) pukul 14.30 WIB, TKP kecelakaan berada tepat di sebuah ruko. Namun saat ini ruko tersebut sedang tertutup.
Terlihat ada taburan bunga berada di sisi jalan di tempat Amalia terakhir berdiri sebelum terpental karena tertabrak mobil MPV Nissan Serena yang sedang ngebut.
Selain itu, terlihat pula kayu-kayu bekas lapak pedagang kurma berantakan di lokasi. Kayu-kayu diletakkan secara berantakan di depan pintu ruko.
Sebuah tiang kabel fiber optik tampak mengalami penyok bekas kecelakaan tersebut.
"Iya itu kayanya tiangnya bengkok juga. Kan mobil Serena itu nabrak lapak terus nabrak Fortuner yang lagi parkir," ujar seorang tukang parkir bernama Farhan di lokasi.
Amalia Tewas
Diketahui, Amalia meninggal dunia usai sempat dilarikan ke rumah sakit pasca ditabrak mobil MPV Nissa Serena yang melaju dengan kecapatan tinggi di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Sudah meninggal dunia, baru tadi siang jenazahnya dimakamin," ujar Bobi tetangga Amalia saat ditemui di sekitar lokasi kecelakaan, Kamis (20/4/2023).
Baca Juga: Boy William Pernah Dua Kali Hampir Mati gegara Kecelakaan Mobil, Selamat karena Mukjizat Tuhan
Bobi mengatakan jenazah Amalia dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Joglo, Jakarta Barat. Saat insiden kecelakaan terjadi, Bobi sempat melihat Amalia yang terbaring di jalan dan berlumuran darah.
"Saya sempat bantu-bantu. Sehabis itu kan almarhum dibawa ke rumah sakit. Itu udah ramai ambulans," kata Bobi.
Kronologi Kecelakaan
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwanta mengungkap penyebab daripada kecelakaan ini diduga karena pengemudi Serena atas nama Dapot Parulian Hutagaol (63) lalai alias kurang konsentrasi saat mengemudi.
"Karena lalai dan kurang hati-hati pada saat mengemudikan kendaraan secara tidak wajar atau kurangnya konsentrasi," kata Purwanta kepada wartawan, Rabu (19/4/2023).
Akibat peristiwa ini, pejalan kaki atas nama Amallia mengalami luka berat hingga akhirnya meninggal duna setelah dibawa ke RS RSUD Tanah Abang.
Berita Terkait
-
Amalia, Korban Tertabrak Mobil Ngebut di Kawasan Tanah Abang Jakarta Meninggal Dunia
-
Mobil MPV Berkecepatan Tinggi Tabrak Pejalan Kaki Serta Tiga Lapak Pedagang Kurma di Tanah Abang
-
Boy William Pernah Dua Kali Hampir Mati gegara Kecelakaan Mobil, Selamat karena Mukjizat Tuhan
-
CEK FAKTA: Innalillahi Inul Daratista Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Maut, Benarkah?
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Layang MBZ, Satu Mobil dalam Posisi Terbalik
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut