Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat tidak melakukan konvoi di malam takbiran. Sebagai alternatifnya ia menyarankan agar kegiatan takbiran digelar di masjid atau musala setempat.
Imbauan ini disampaikan Listyo saat memantau aktivitas pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Kamis (20/4/2023).
"Sedapat mungkin hindari konvoi yang kemudian terlalu jauh bisa menggangu, kalaupun ada dibatasi. Namun apabila dilaksanakan takbir di tempat masing-masing tanpa konvoi tentunya akan jauh lebih baik," kata Listyo.
Dalam kesempatan itu, Listyo juga meminta kepada seluruh personel di lapangan dapat memastikan kegiatan malam takbiran dan salat id berjalan dengan aman dan lancar. Ia menyebut seluruh satuan wilayah telah mendata titik-titik pelaksanaan ibadah salat id baik yang digelar pada 21 ataupun 22 April 2023.
"Tolong seluruh jajaran mengawasi secara ketat dan lakukan langkah-langkah. Sehingga rangkaian malam takbir bisa dilaksanakan dengan baik, khusyuk dan kegiatan salat id bisa terlaksana dengan aman dan lancar," tuturnya.
Sebagaimana diketahui Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan melaksanakan ibadah salat id pada Jumat (21/4/2023) besok. Ketetapan ini telah diumumkan sejak Februari 2023 lalu berdasar hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah 1444 H.
Sedangkan pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1444 H jatuh pada Sabtu (22/4/2023) lusa. Keputusan itu diambil berdasar sidang isbat yang digelar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/4/2023) sore tadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok