Suara.com - Bulan Syawal merupakan bulan yang penuh barokah. Pada bulan tersebut, umat Muslim menunaikan sholat Idul Fitri 1 Syawal. Selain itu, pada bulan Syawal juga umat Muslim dianjurkan untuk melakukan puasa sunnah Syawal.
Namun bagimana bagi yang memiliki hutang puasa Ramadhan, bukankah wajib hukumnya untuk mengqadha hutang puasa Ramadhan? Lantas, lebih utama puasa Syawal atau qadha puasa? Untuk mengetahuinya, berikut ini penjelasan Ustadz Khalid Basalamah.
Dalam kajian yang diunggah dalam kanal YouTube Islam Terkini pada tanggal 14 Juni 2019, Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan mengenai lebih utama puasa Syawal atau qadha puasa.
Diketahui, bulan Syawal ini merupakan bulan setelah bulan Ramadhan. Pada bulan tersebut, umat Muslim disunnahkan untuk melaksanakan puasa sunnah Syawal 6 hari.
Namun yang menjadi pertanyaan, bagaimana jika ada yang memiliki hutang puasa Ramadhan, apakan puasa Syawal dulu atau qadha puasa dulu? Lebih utama puasa Syawal atau qadha puasa?
Dalam kajiannya, Ustadz Khalid Basalamah menyampaikan bahwa lebih utama qadha puasa Ramadhan terlebih dulu daripada puasa Syawal.
"Lebih afdhol bayar puasa hutang lebih dulu." Ucap Ustadz Khalid Basalamah
Ustadz Khalid Basalamah menambahkan, bayar hutang puasa atau puasa qadha ini lebih utama dan ini ada dalam hadis Rasulullah SAW. Adapun bunyi hadisnya sebagai berikut:
"Barangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian diiringi dengan puasa enam hari pada bulan Syawal, maka ia seperti puasa satu tahun”.
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Syawal Latin Lengkap dengan Artinya
Ustadz Khalid Basalamah kembali menambahkan, syarat untuk mendapatkan pahala seperti berpuasa satu tahun berdasarkan hadis di atas yaitu berpuasa penuh selama 30 hari di bulan Ramadhan.
Ustadz Khalid Basalamah juga menjelaskan, jika ada yang memiliki hutang puasa dua hari di bulan Ramadhan, boleh-boleh saja untuk melaksanakan puasa Syawal.
"Kalau ada akhwat atau ikhwan, ia punya hutang 2 hari misalnya, usai lebaran, ia berpuasa Syawal 6 hari, hutang puasanya tidak dibayar, bolehkah? Boleh," tambahnya.
Namun perlu diingat juga, seperti yang telah disebutkan di atas, salah satu syarat mendapat pahalah setahun puasa Syawal yaitu harus berpuasa Ramadhan secara penuh selama 3p hari. Itu artinya jika puasa Ramadhan tidak penuh, maka pahala setahun dari puasa Syawal tidak akan dicatat.
"Selama hutang dua hari tersebut belum dibayarkan, pahala puasa seperti setahun tersebut belum dicatatkan. Syaratnya harus lengkap dulu (ibadah puasa) Ramadhan," tegasnya.
Demikian ulasan mengenai lebih utama puasa Syawal atau qadha puasa menurut penjelasab Ustadz Khalid Basalamah yang perlu diketahui Umat Muslim. Semoga bermanfaat!
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag