Suara.com - Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan sama-sama sudah diumumkan sebagai bakal calon presiden (capres). Mereka dipercaya oleh partai terkait untuk menjadi pemimpin RI. Keduanya kini resmi menjadi rival untuk memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Meski begitu, baik Ganjar yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dan Anies selaku mantan Gubernur DKI Jakarta, tak luput dari imej buruk. Beberapa kali, mereka terlibat hal-hal kontroversial yang kerap membuat masyarakat ragu. Berikut informasi selengkapnya.
Kontroversi Ganjar Pranowo
Kasus korupsi e-KTP, pada November 2017, sempat menyeret nama Ganjar Pranowo. Ia yang saat itu menjabat Wakil Ketua Komisi lI DPR disebut menerima uang sebesar 500 ribu US dollar. Hal ini merupakan kesaksian dari Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin.
Izin penambangan pabrik semen, dikeluarkan oleh Ganjar pada tahun 2017 di Rembang. Ia mengizinkan para pegiat lingkungan untuk menggugat ke PTUN. Adapun penerbitan itu sebagai tindak lanjut Komisi Penilai Amdal (KPA) yang sudah melakukan sidang pada 2 Februari 2017.
Kasus penambangan Wadas, berawal dari desakan warga sekitar yang menolak proyek ini. Sebab, hal tersebut bisa merusak lingkungan desa. Mereka pun meminta Ganjar agar menghentikan rencana itu. Namun, ia mengatakan bahwa bukan dirinya yang memiliki wewenang, melainkan Kementerian PUPR.
Pernah menonton film porno, merupakan pernyataan yang kerap diungkap Ganjar dalam podcast Deddy Corbuzier pada 2019. Ia mengatakan bahwa tontonan tersebut wajar bagi orang dewasa. Pengakuannya ini lantas dianggap tak pantas untuk dilontarkan oleh pejabat.
Jateng di Rumah Saja, adalah isi dari surat edaran Ganjar Pranowo di tengah pandemi Covid-19. Sejumlah tempat yang ramai pada 6-7 Februari 2021, diminta untuk tutup. Namun, kebijakan ini menerima penolakan dari masyarakat karena dapat menghambat penghasilan mereka.
Konflik dengan Puan Maharani, juga menjadi kontroversi Ganjar Pranowo. Puan dalam HUT PDIP ke-48 pada Mei 2021 di Panti Marhaen Semarang, sempat menyinggung soal pemimpin yang hanya senang eksis di media sosial. Ia mengatakan bahwa sosok itu tidak pantas untuk menjadi capres.
Baca Juga: Strategi Drama Politik PDIP Disebut Pengamat Mewarnai Pencalonan Ganjar Pranowo Sebagai Presiden
Kritik Timnas Israel, merupakan kontroversi Ganjar Pranowo yang terbaru. Pernyataannya yang melarang timnas negara itu bermain di Indonesia sampai membuat FIFA ikut bertindak. Indonesia yang semula menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 harus menguburkan mimpinya karena keputusan ini resmi dibatalkan.
Kontroversi Anies Baswedan
Mengubah nama jalan di Jakarta, adalah kebijakan kontroversial Anies Baswedan saat menjadi gubernur. Ia meresmikan sejumlah jalan dengan nama-nama tokoh Betawi. Namun, hal ini dinilai dapat berdampak pada proses pembangunan di sana.
Rumah Sehat, diresmikan Anies sebagai nama pengganti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di lima kawasan Jakarta. Menurutnya, rumah sakit juga perlu didatangi saat kita sedang sehat. Namun, kebijakannya itu dikritik, termasuk oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi yang memintanya berhenti mengada-ngada.
Menaikkan UMP DKI 2022, juga menjadi kebijakan kontroversial Anies. Ia pada 2021 lalu meningkatkan persentase UMP sebanyak 5,1 dengan mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi. Namun, hal ini digugat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) hingga berujung batal.
Tugu Sepeda dan Tugu Sepatu, dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta pada tahun 2021. Tugu Sepeda dengan anggaran Rp800 juta berada di Jalan Jenderal Sudirman. Sementara Tugu Sepatu terletak di Lapangan Banteng, Stasiun BNI City Taman Dukuh Atas, hingga Alun-Alun Velodrome.
Sumur resapan, yang merupakan kebijakan untuk menanggulangi banjir juga menuai kritikan. Pembangunannya dianggap bisa memicu banyak masalah, seperti merusak jalan atau membahayakan kendaraan. Pengamat bahkan menyebut hal ini membuang-buang anggaran.
Kasus Formula E, masih terus diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam ajang balap mobil di Jakarta itu, dilaporkan ada tindak pidana korupsi. Anies yang saat perencanaan pagelaran tersebut masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, turut dilibatkan. Ia pun dipanggil dan diperiksa komisi antirasuah sebagai saksi.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Strategi Drama Politik PDIP Disebut Pengamat Mewarnai Pencalonan Ganjar Pranowo Sebagai Presiden
-
Ahmad Muzani, Sekjen Gerindra: Prabowo Calon Presiden Bukan Calon Wakil Presiden!
-
5 Fakta PDI Perjuangan Akan Bahas Cawapres Ganjar, Sebut Kriteria Ideal
-
Pesan Megawati ke Ganjar Pranowo: Lihat Sisi Terang Maupun Gelap Istana...
-
Charta Politika: Ganjar-Prabowo akan Jadi Pasangan Terkuat di Pilpres 2024
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA