Anaknya Dituding Monopoli Bisnis di Lapas, Yasonna Laoly Membantah: Bohong Besar Itu

Selasa, 02 Mei 2023 | 15:28 WIB
Menkumham Yasonna H. Laoly bantah anaknya monopoli bisnis di lapas. (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Suara.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly membantah tegas soal dugaan anaknya, Yamitema Tirtajaya Laoly, yang diebut-sebut memonopoli bisnis di lembaga pemasyarakatan (lapas).

"Ah, bohong besar itu. Nggak ada," kata Yasonna di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2023).

Menurut Yasonna, aktor Tio Pakusadewo yang menyebarkan kabar tersebut pernah diminta menjadi pelatih perusahaan yang mengelola bisnis di lapas, Jeera Foundation.

"Jadi, Jeera itu yayasan yang membina napi, barista, (kerajinan) kulit. Mereka memang ada kerja sama dengan tempat dia itu," ujar Yasonna.

"Tio pernah diminta (jadi pelatih), tapi karena dia melakukan pelanggaran berat, diberhentikan," lanjut Yasonna.

Bahkan, politikus PDIP itu juga membeberkan pelanggaran berat yang dilakukan Tio menyebabkan aktor kawakan itu ditempatkan di straft cell atau sel terpisah.

Monopoli Bisnis di Lapas

Sebelumnya anak Yasonna Laoly, Yamitema Tirtajaya Laoly dikabarkan memonopoli bisnis di dalam lapas melalui Jeera Foundation.

Kabar itu disampaikan oleh diungkapkan oleh akun Twitter @PartaiSocmed yang menyebutkan Yamitema memonopoli bisnis melalui perusahaannya.

Tio Pakusadewo juga menyampaikan hal tersebut dalam wawancara yang tayang pada kanal Youtube Uya Kuya.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com