Aktor Tio Pakusadewo bercerita soal dirinya yang berhenti menggunakan narkoba usai bertemu pelaku bom Bali.
Kisah ini dia ungkapkan saat menjadi tamu di podcast Uya Kuya yang tayang di YouTube.
Awalnya Uya Kuya menanyakan soal cara memakai narkoba selama dirinya di penjara ketimbang di luar.
"Lebih aman pake di penjara daripada di luar ya?" tanya Uya Kuya, dikutip dari Suara Denpasar - jaringan Suara.com, Selasa (2/5/2023).
"Kayaknya gitu," jawab Tio Pakusadewo.
Ayah Cinta Kuya ini kemudian menanyakan lagi apakah sang aktor masih doyan pakai narkoba.
Tio lantas menjawab kalau ia sudah berhenti menggunakan obat terlarang itu setahun belakangan.
"Alhamdulillah, sudah setahun," timpal Tio yang sudah dipenjara dua kali dalam kasus narkoba.
Di sinilah terungkap kalau alasan Tio Pakusadewo berhenti konsumsi narkoba usai bertemu pelaku bom bali, Ali Imron.
Baca Juga: Selamat! Key SHINee Jadi Top Solois Pria di Brand Customer Loyalty 2023
Ia beralasan kalau pertemuan itu membuatnya takut kepada Tuhan.
"Aku setelah ketemu sama Ali Imron di Polda habis itu udah mulai takut ama Tuhan. Alhamdulillah," jelas Tio.
Irwan Susetio atau yang biasa dipanggil Tio Pakusadewo ditangkap dalam kasus narkoba pada 14 April 2020 di rumahnya, Pasar Minggu, Jakarta.
Dalam penangkapan ini disita ganja 18 gram hingga alat isap sabu-sabu atau bong. Aktor laga itu divonis satu tahun penjara.
Itu adalah penangkapan kedua kalinya. Dia pertama kali ditangkap dalam kasus narkoba pada tahun 2017 dan divonis bersalah namun hukumannya hanya sembilan bulan rehabilitasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Slank Jadi Kejutan Besar di Java Jazz Festival 2026, Tampil Lagi Setelah 17 Tahun
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
-
Gagal Juara Usai Kalah Head to Head dengan Persib, Kiper Borneo FC Tetap Bangga