News / Metropolitan
Jum'at, 05 Mei 2023 | 10:52 WIB
Aksi koboi jalanan di Jakarta Barat, pelaku pakai mobil dengan plat dinas Polri. [Tangkapan layar]

Suara.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman memastikan pelat nomor dinas Polri yang digunakan pelaku koboi jalanan di Jakarta Barat palsu. Menurutnya, pelat bernomor 10011-VII itu tidak terdaftar di Biro Logistik Polda Metro Jaya.

"Itu palsu. Nomor tersebut tidak terdaftar di Logistik Polda Metro Jaya," kata Latif kepada wartawan, Jumat (5/5/2023).

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto telah memerintahkan jajarannya untuk mencari dan menangkap pelaku koboi jalanan yang menganiaya dan menodong pistol ke sopir taksi online bernama Hendra di Jakarta Barat. Tindakan arogan yang dilakukan pelaku ini sempat terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

"Saya sudah perintahkan Dirkrimum dan jajaran reserse untuk segera mencari dan menangkap," ujar Karyoto.

Video terkait peristiwa ini salah satunya diunggah oleh akun Instagram milik Wakil Ketua Kok III DPR RI Ahmad Sharoni. Dalam video pelaku nampak menggunakan mobil dengan pelat nomor dinas Polri Polda Metro Jaya.

Pelaku diduga melakukan perbuatan tersebut karena tak terima laju kendaraannya dipotong oleh mobil korban. Pria tersebut lantas turun dari mobilnya, memaki, memukul, sambil menenteng pistol.

"Udah motong gue gob*** an**** lu enggak ada sori-sorinya," kata pelaku dikutip dari video tersebut, Jumat (5/5/2023).

Terpisah rekan korban yang mengaku bernama Panjul menyebut Hendra hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan terkait peristiwa yang menipanya kepada awak media. Alasannya, karena yang bersangkutan masih dalam keadaan syok.

“Lagi agak syok,” kata Panjul dalam sambungan telepon, Jumat (5/5/2023).

Baca Juga: Buntut Viral Koboi Jalanan Di Jakbar, Legislator DPR Minta Polri Tertibkan Pelat Kendaraan Polisi

Kendati begitu ia bersama Hendra rencananya hendak melaporkan peristiwa ini ke Polda Metro Jaya.

“Lagi siap-siap bikin LP, sudah di Polda jadinya untuk saat ini belum bisa ngasih wawancara dulu ya,” pungkasnya.

Load More