Suara.com - Warga antusias untuk melihat secara langsung kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pasar Natar, Lampung Selatan, Lampung, Jumat (5/5/2023).
Rombongan Presiden Jokowi tiba di Pasar Natar sekitar pukul 08.30 WIB dan disambut antusiasme para pedagang dan warga yang telah menunggu sejak pagi. Warga berteriak memanggil "Pak Jokowi, Pak Jokowi" dan disambut senyuman Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Jokowi sempat berdialog dengan pedagang terkait usaha dagang di pasar tersebut. Dia juga membagikan paket sembako, kaus, dan jaket untuk warga dan pedagang di Pasar Natar.
"Pak Presiden, kami memerlukan lahan parkir di pasar ini, karena tak ada lahan parkir yang luas untuk menampung kendaraan," kata salah seorang pedagang ayam.
Jokowi pun tampak mendengarkan keluhan pedagang dan sempat memanggil Bupati Lampung Selatan Nanang Hermanto untuk ikut mendengarkan keluhan itu. Jokowi juga memastikan ketersediaan bahan pokok dan harganya di daerah tersebut.
Selanjutnya, salah seorang pedagang makanan ringan mengaku senang dengan kehadiran Jokowi yang baru pertama kali mengunjungi Pasar Natar.
"Saya senang melihat Pak Jokowi, Bapak Presiden kita," kata Endang.
Dia berharap harga-harga bahan pokok dapat terjangkau mengingat saat ini cukup mahal.
Turut mendampingi Jokowi dalam kunjungan tersebut ialah Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Bupati Lampung Selatan Nanang Hermanto, serta sejumlah pejabat TNI dan Polri.
Baca Juga: Bukan Helikopter atau Motor Trail, Jokowi Bakal Jajal Jalan Rusak di Lampung Pakai Mobil
Sebelumnya, Jokowi mengatakan dia ingin memastikan kebenaran terkait informasi banyaknya jalan rusak di Lampung, sehingga dia melakukan kunjungan kerja ke provinsi itu, Jumat.
"Saya ingin memastikan, mau lihat betul apa enggak (jalan rusak) yang ada di video. Apakah yang ada di media itu benar atau enggak benar," kata Jokowi di Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (4/5).
Jokowi menjelaskan Pemerintah saat ini sedang mengumpulkan data mengenai jalan-jalan yang rusak parah di kabupaten, kota, dan provinsi. Dia meyakini hal itu terjadi karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, tidak dialokasikan dengan benar untuk pembangunan infrastruktur.
Kondisi jalan rusak di Lampung, tepatnya di Simpang Randu-Seputih Surabaya, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, menjadi sorotan di media sosial dalam beberapa pekan terakhir, setelah seorang pegiat media sosial bernama Bima Yudho Saputro menyampaikan kritik soal pembangunan Lampung.
Bima menyebut Lampung tidak kunjung mengalami kemajuan karena banyak jalan yang rusak. Berawal dari konten tersebut, pria asal Kabupaten Lampung Timur itu dilaporkan ke polisi oleh seorang advokat. Namun, Polda Lampung menghentikan penyelidikan kasus tersebut karena tidak ditemukan unsur-unsur pidana. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Bukan Helikopter atau Motor Trail, Jokowi Bakal Jajal Jalan Rusak di Lampung Pakai Mobil
-
Jokowi Akhirnya Tinjau Jalan Rusak Di Lampung Setelah Ramai Jadi Gunjingan Netizen
-
Presiden Jokowi Kunjungi Lokasi Jalan Rusak di Rumbia Lampung Tengah Naik Helikopter
-
Viral Parenting Anies Dipuji Beda dari 'Ayah yang Ono', Gibran Adem Bilang Gini
-
Jokowi Beri Jawaban Tegas Terkait Gibran Dampingi Prabowo Sebagai Cawapres di Pemilu 2024 Mendatang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin