Suara.com - Gegara nekat mencuri seekor anjing jenis Shih-Tzu, seorang pemuda berinisial DNS (20) harus meringkuk di penjara. DNS ditangkap setelah tampangnya terekam CCTV saat beraksi bersama rekannya mencuri anjing peliharaan warga di kawasan Tambora, Jakarta Barat.
Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama mengatakan, peristiwa ini bermula saat warga bernama Glen mengaku anjing peliharaannya hilang setelah keluar rumah. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian senilai Rp5 juta.
Pelaku yang berjumlah 2 orang yang kebetulan melintas melihat adanya kesempatan tersebut langsung membawanya.
“Dari video CCTV itu, kami dari polsek melakukan identifikasi, hampir 2 minggu setelah kejadian, pelaku ditangkap di indekosnya wilayah Taman Sari,” kata Putra di Polsek Tambora Jakarta Barat, pada Jumat (5/5/2023).
Kepada petugas, DNS mengakui segala perbuatannya. Dalam kasus ini, polisi juga telah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap rekan DNS, yang diketahui bernama Sultan.
Putra mengatakan, dua pelaku ini sempat ingin menjual anjing hasil curian tersebut di Pasar Hewan Jatinegara, senilai Rp 2,5 juta.
Namun pedagang di sana, tidak ada yang ingin membelinya lantaran anjing tersebut tidak memiliki sertifikat kepemilikan.
"Kemudian dibawa lagi oleh pelaku. Sambil menunggu adanya pembeli, ternyata berdasarkan keterangan pelaku bahwa anjing tersebut lepas dan tidak ketemu hingga sekarang,” kata Putra.
Pelaku terancam dipersangkakan dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian.
Baca Juga: Bocah 11 Tahun di Tambora Tewas Dilindas Mobil, Pelakunya Wanita
Berita Terkait
-
Bocah 11 Tahun di Tambora Tewas Dilindas Mobil, Pelakunya Wanita
-
Motor Petugas UPK di Manggarai Digasak Komplotan Maling, Polsek Tebet: Korban Baru Buat Laporan Jika Dapat Surat Leasing
-
Sepeda Motor Petugas Kebersihan Sungai Raib Digondol Sekelompok Pemuda Saat Bertugas di Menara Air
-
Pria Di Kembangan Babak Belur Dihajar Massa Usai Kepergok Nyolong Laptop
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?