Suara.com - Meskipun tidak ada satu orang pun yang tahu, namun hari kiamat pasti akan terjadi. Kemudian setelah itu, manusua akan dikumpulkan di suatu tempat yang di sebut padang Mahsyar, di sana mereka harus mempertanggung jawabkan segala perbuatannya selama di dunia. Seperti yang diketahui, terdapat perbandingan waktu di padang Mahsyar dan di dunia.
Allah SWT telah berfirman dalam Al Quran Surat Ibrahim ayat 48 terkait Padang Mahsyar. Adapun artinya sebagai berikut
(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka (manusia) berkumpul (di Padang Mahsyar) menghadap Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa.
Mengenai perbandingan waktu di padang Mahsyar dan di dunia ini, pengasuh pondok pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya dalam salah satu ceramahnya telah menjelaskan.
"Bagi orang kafir masa keberadaannya akan terasa benar-benar sangat lama. Sehingga waktu keberadaannya di dunia akan amat singkat dibanding waktu di padang Mahsyar," kata Buya Yahya.
Menurutnya, orang-orang yang selama hiduo di dunia hanya untuk melakukan kemudaratan, maka ia akan merasa jika waktu di alam kubur sangatlah singkat. Dan tak terasa tiba-tiba dia sudah sampai di padang Mahsyar. Di mana, tempat tersebut sangatlah menyiksa bagi orang kafir.
Hal ini akan sebanding dengan masa lalu yang telah mereka jalani. Mereka sering lalai dan berada di jalan yang sesat. Oleh karena itu tak heran jika bagi mereka padang Mahsyar merupakan tempat yang menyiksa manusia sebelum mendapatkan pembalasan dari Allah SWT.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran surat Yunus ayat 1394 yang artinya
"Di tempat itu (padang Mahsyar), setiap jiwa merasakan pembalasan dari apa yang telah dikerjakannya (dahulu) dan mereka dikembalikan kepada Allah, pelindung mereka yang sebenarnya, dan lenyaplah dari mereka apa (pelindung palsu) yang mereka ada-adakan." (QS: Yunus:1394)
Baca Juga: Inilah 20 Hidangan Nasi Terlezat di Dunia, Nasi Goreng Masuk Nggak Nih?
"Jadi membandingkan kehidupan di padang Mahsyar, kemudian membandingkan kehidupan di dunia kok sebentar saja kaya kilat, di dunia kaya lewat saja" ungkap Buya Yahya.
Hal ini tenti berbeda dibanding dengan orang yang beriman. Mereka justru merasa bahwa kehidupan di dunia sangatlah lama dan saat di padang Mahsyar sangat singkat. Sehingga mereka tak merasa tersiksa selama itu.
"Adapun untuk orang yang beriman, keberadaan mereka di padang Mahsyar akan terasa sangat singkat. Sehingga seolah-olah mereka baru dibangkitkan dan mereka tiba-tiba masuk surga," jelas Buya Yahya.
Lebih lanjut, orang-orang yang bertakwa akan dikumpulkan dan berjalan sebagai rombongan yang terhormat. Selain itu, selama melewati padang Mahsyar mereka dibantu dengan kendaraan yang begitu cepat.
"Ya amalnya itu sebagai kendaraan yang kilat, cepat" ungkapnya.
Maka dari itu mari kita selalu melakukan amalan yang baik, agar saat di padang Mahsyar tidak merasa selama ribuan tahun namun sangat kilat.
Jadi perbandingan waktu di padang Mahsyar dan di dunia tidaklah sama. Hal ini tergantung dengan amal ibadah yang kita kerjakan selama di dunia. Jika kita termasuk orang yang beriman maka kita tidak akan merasakan pedihnya melewati padang Mahsyar. Namun sebaliknya jika kita di dunia kerap melakukan hal-hal yang dilarang maka kita akan merasakan lamanya di padang Mahsyar.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD