Suara.com - Pertemuan para petinggi negara-negara di Asia Tenggara melalui Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN atau nama lain ASEAN Summit dijadwalkan dibuka mulai hari ini, Selasa (9/5/2023). Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur dipilih sebagai kota tuan rumah penyelenggaraan perhelatan tahunan ini.
Dalam sejarah KTT ASEAN, Indonesia tercatat sudah lima kali menyandang status keketuaan ASEAN sekaligus tuan rumah penyelenggaraan, yakni pada 1976, 2003, 2011, dan 2023 ini.
Persiapan yang matang pun sudah dilakukan pemerintah Indonesia demi memastikan semua kegiatan KTT ASEAN ke-42 tahun 2023 ini nantinya dapat berjalan dengan lancar. Peran Indonesia di dalam perkembangan ASEAN juga tak kalah pentingnya.
Sejarah mencatat KTT ASEAN pertama kali diselenggarakan di Bali pada 23 Februari hingga 24 Februari 1976 silam. Tujuan pelaksanaan KTT ini adalah menyatukan suara dalam pengambilan kebijakan tertinggi di lingkup negara ASEAN dan melibatkan para petinggi negara ASEAN demi mencapai tujuan bersama.
Pada agenda KTT ASEAN tahun 1976 tersebut, para petinggi negara ASEAN pun menggelar Deklarasi Kerukunan ASEAN dan Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama (TAC) antar negara ASEAN. Dalam KTT ASEAN pertama ini juga, para petinggi ASEAN juga menyetujui pembentukan Sekretariat ASEAN.
Para pelopor ASEAN ini berasal dari 5 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina. Campur tangan lima negara pelopor ini berhasil mengajak beberapa negara ASEAN lainnya untuk bergabung ke organisasi ASEAN, seperti Vietnam, Kamboja, hingga Laos melalui penyelenggaraan KTT setiap tahunnya.
Penyelenggaraan KTT ASEAN ini pun juga menghasilkan beberapa kebijakan besar, seperti KTT ASEAN ke-4 yang berhasil membentuk ASEAN Free Trade Area (AFTA) sebagai pintu gerbang perdagangan bebas antar negara ASEAN untuk memajukan perekonomian para negara ASEAN.
Tak hanya itu, kebijakan besar lain yang dihasilkan melalui KTT ini adalah menindaklanjuti kawasan perdagangan bebas yang kini sudah mencakup wilayah Australia dan Selandia Baru melalui KTT ASEAN ke-14.
Pada penyelenggaraan KTT ASEAN Ke-41 tahun 2022 lalu, negara Timor Leste berhasil bergabung secara prinsip dengan ASEAN setelah 11 tahun berjuang demi mendapatkan pengakuan secara resmi.
Baca Juga: Tim Voli Putra Indonesia Sabet Medali Emas SEA Games Hingga Mendapat Julukan King Of ASEAN
Dengan bergabungnya Timor Leste, maka secara resmi negara anggota ASEAN kini berjumlah 11 negara. Pertama kalinya dalam sejarah, KTT ASEAN ke-42 ini akan dihadiri oleh Perdana Menteri Timor Leste.
Tahun ini, Presiden Joko Widodo menjelaskan akan membahas soal serangan militer yang terjadi di Myanmar dalam KTT ASEAN ke-42. Jokowi turut mengecam serangan militer yang terjadi saat ASEAN memberikan bantuan kepada para warga Myanmar yang berada di daerah konflik.
Jokowi pun berharap melalui KTT ASEAN ke-42 tahun 2023 ini, para petinggi negara ASEAN dapat memahami konflik internal negara ASEAN dan dapat mencari solusi bersama demi kedamaian serta keamanan setiap negara ASEAN.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Bersiap Sambut KTT ASEAN 2023, Gaya Menlu Retno Marsudi Tuai Pujian dari Netizen: Kece Banget!
-
Tim Voli Putra Indonesia Sabet Medali Emas SEA Games Hingga Mendapat Julukan King Of ASEAN
-
Jokowi akan Angkat Isu Perdagangan Manusia pada KTT ASEAN 2023
-
Mahfud Md Pastikan Keamanan KTT ASEAN Berjalan dengan Baik
-
Akan Hadir di KTT ASEAN Ke-42, Puan Siap Dorong Isu Perlindungan PMI
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!