- Kawasan Glodok, Jakarta Barat, ramai pernak-pernik Imlek menjelang perayaan pekan depan, Sabtu (14/2/2026).
- Pedagang seperti Untung menjual ornamen musiman didominasi simbol Shio Kuda dan buah-buahan pembawa keberuntungan.
- Aktivitas jual beli di Glodok meningkat signifikan, dengan harga ornamen bervariasi mulai dari Rp5.000 hingga lampion premium Rp7,5 juta.
Suara.com - Kawasan Glodok, Jakarta Barat, mulai bersolek dengan rona merah menyala dari ribuan pernak-pernik khas Tahun Baru Imlek yang dijajakan para pedagang di sepanjang trotoar.
Menjelang perayaan tahun baru masyarakat Tionghoa yang jatuh pekan depan, aktivitas jual beli ornamen musiman ini terpantau sangat bergairah pada Sabtu (14/2/2026).
Salah satu pedagang yang merasakah berkah menjelang perayaan ini adalah Untung, pria yang sehari-harinya menggelar lapak beragam aksesori Imlek di jantung pecinan Jakarta tersebut.
Lapak milik Untung terlihat sangat semarak dengan dominasi warna merah dan emas, serta beragam bentuk ornamen yang merepresentasikan Shio Kuda untuk tahun 2026 ini.
"Kita semua jual aksesoris Imlek," jelasnya singkat mengenai barang yang ia jual.
Tahun ini, ornamen dengan desain kuda menjadi primadona yang paling banyak dicari oleh masyarakat untuk menghias rumah maupun tempat usaha mereka.
"Sekarang kan Tahun Kuda, jadi kami jualnya semuanya kuda. Kebanyakan tempelan-tempelan," kata Untung.
Selain tempelan dinding bergambar kuda, tersedia pula berbagai pernak-pernik berbentuk buah-buahan yang dipercaya membawa keberuntungan dalam tradisi Tionghoa.
"Ada apel, ada ikan, ada kacang, ada nanas, ada anggur, macam-macam. Stroberi-stroberi," ungkap Untung.
Baca Juga: Refleksi Imlek: Membedah Pemikiran Soe Hok Gie dalam Catatan Seorang Demonstran
Urusan harga, Untung mematok nilai yang sangat variatif mulai dari ribuan rupiah agar tetap terjangkau oleh semua kalangan masyarakat.
"Harga paling murah contohnya kayak gantungan kunci. Itu ada yang Rp10 ribu tiga, ada yang Rp5 ribu, ada yang harga Rp35 ribu. Per piece ya, bukan per pasang," rincinya.
Selain barang kecil, ia juga menyediakan lampion besar dengan kualitas premium yang menjadi item paling mahal di gerainya.
"Paling mahal lampu, lampion ya. Lampion bisa sampai, saya ada yang Rp1,3 juta. Sepasang juga ada, yang paling murah Rp7,5 juta," tutur Untung.
Peningkatan jumlah pengunjung di Glodok sudah mulai terasa sangat signifikan sejak memasuki awal Februari lalu.
Geliat ekonomi di kawasan Glodok tahun ini pun dirasakan jauh lebih meningkat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
"Kayaknya mendingan ini, alhamdulillah nih. Dengan detik ini, jam sekarang nih, kurang lebihnya kami udah dapat 12-an (juta rupiah), alhamdulillah," tutup Untung mengakhiri pembicaraan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Tepis Tuduhan Langgar HAM, Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo
-
Ketua BPK Serahkan Hasil Pemeriksaan LKPP 2025 ke DPR, Bapanas Jadi Satu-satunya Raih WDP
-
DPR Sahkan 7 Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2026-2030
-
Reaksi Roy Suryo Saat Bidkum Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban Permohonan
-
Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Hari Ini: 293 Anggota Hadir, Ini Agendanya
-
Terseret Kasus Haji Kemenag, Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Penyidik KPK
-
Hakim Ungkap Putusan Kasus Nadiem Makarim Mencapai 1.146 Halaman
-
IPAL Dibangun, Bau Kali Krukut di Taman Bendera Pusaka Mulai Ditangani
-
Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah
-
Lawan Penangkapan 'Sewenang-wenang', Roy Suryo Hadapi Jawaban Polda Metro di Sidang Praperadilan