Suara.com - UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) 2023 berlangsung mulai tanggal 8 Mei 2023. Nah berikut ini beberapa contoh soal UTBK SNBT 2023 dan jawabannya yang bisa dipelajari.
Materi UTBK SNBT 2023 terdiri dalam beberapa kategori yaitu TPS (tes potensi skolastik), literasi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, serta penalaran matematika.
Ada beberapa contoh soal UTBK SNBT 2023 dan jawabannya yang bisa dipelajari. Nah, berikut ini contoh soal UTBK SNBT 2023 lengkap dengan jawabannya dari Pemerintah yang dilansir dari ruangguru.
Contoh Soal UTBK SNBT 2023 dan Jawabannya
1. Contoh Soal Potensi Kognitif
Lima sekawan Sano, Joko, Adi, Rimba, dan Ratu selalu semangat berangkat bersama menuju sekolah. Joko selalu menjemput Sano, setelah ia dijemput oleh Adi. Rimba menjadi anak terakhir yang dijemput. Sementara rumah Ratu terletak di antara rumah Joko dan rumah Adi. Berikut ini pernyataan yang BENAR adalah …
A. Rumah Ratu terletak paling jauh
B. Rumah Adi terletak paling jauh
C. Rumah Rimba terletak paling jauh
D. Rumah Sano terletak paling dekat
E. Rumah Adi terletak paling dekat
Jawaban: B
Pembahasan:
Logikanya, siapa yang berangkat lebih dulu berarti rumahnya lebih jauh ke sekolah. Dari soal potensi kognitif di atas dapat kita ketahui bahwa rumah Adi lebih jauh dari rumah Joko. Selanjutnya, Sano rumahnya lebih dekat dari rumah Joko. Sementara itu, rumah Ratu berada di antara rumah Joko dan Adi. Sedangkan, rumah Rimba adalah yang paling dekat karena dia dijemput paling terakhir.
Baca Juga: Wajib Dibawa Saat Tes, Begini Cara Cetak Kartu UTBK SNBT 2023!
Apabila dituliskan berdasarkan urutan dari yang terdekat hingga terjauh adalah sebagai berikut:
Rimba - Sano - Joko - Ratu - Adi
Nah, dari pilihan jawaban yang tersedia, maka jawaban yang benar adalah B.
2. Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia
Khasiat susu bagi tubuh kita sudah tidak diragukan lagi. Meskipun demikian, tidak setiap orang bersedia mengonsumsi susu. Ada dua kemungkinan penyebabnya: pertama, karena sifat yang terkandung dalam susu yang tidak disukai orang; kedua, karena sifat biologis orang yang bersangkutan (intoleran), yang ditandai dengan gangguan pencernaan seperti diare, perut kembung, dan sering buang angin setelah minum susu.
Penyebab pertama dapat diatasi dengan penambahan sari jeruk, markisa, apel, atau lainnya sehingga rasa asli susu yang memualkan dapat dihilangkan. Sementara itu, penyebab kedua dapat diatasi dengan menggantinya dengan air susu yang telah mengalami perlakuan khusus, yaitu fermentasi. Secara biologis, penderita intoleran susu tidak mampu mencerna laktosa dari makanan atau minuman dalam susu sehingga terjadi penimbunan laktosa dalam usus. Penderita yang demikian dapat meminum susu bubuk dengan kadar laktosa rendah atau air susu fermentasi, seperti yoghurt, kefir, dan koumis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Teror di London! Dalam 4 Menit Dua Orang Yahudi Jadi Korban Penusukan
-
Viral! Laki-laki Tak Bercerita, Tapi Langsung Acak-acak Kota dengan Bulldozer 24 Ton
-
Kedaulatan Terancam? Akademisi Kompak Kritisi Kebijakan Akses Militer Asing di Langit Indonesia
-
KPK Ungkap Pemodal Politik Bupati Ponorogo Sugiri Diduga Juga Terlibat dalam Kasus DJKA
-
Legislator PDIP Kecewa: KAI Disebut BUMN Paling Privileged tapi Gagal Jamin Keselamatan Warga
-
Pentagon Spill Biaya Perang Iran Tembus Rp 400 Triliun, Amerika Berkilah Operasi Tidak Gagal
-
Tabrakan Maut KRL vs Argo Bromo di Bekasi, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Sopir dan Pemkot
-
Rusia Prediksi UEA Keluar dari OPEC Akan Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia
-
Studi Ungkap Sungai Dunia Lepaskan Emisi Tambahan 1,5 Miliar Karbon Dioksida: Apa Dampaknya?
-
Asap Pekat Kepung Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Petugas Damkar Berjibaku Evakuasi Penghuni