Suara.com - Presiden Jokowi menegaskan sudah mengantongi 3 nama usulan capres hasil musyawarah rakyat (Musra) relawan jelang Pilpres 2024. Ketiganya adalah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Menteri Perekonomian Airlangga Hartato dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Jokowi sangat menghargai upaya Musra mengusulkan 3 nama tersebut dalam acara puncak di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu (14/5/2023) kemarin. Sementara itu tiga nama capres usulan Musra itu memang bukan sosok sembarangan.
Simak rekam jejak pendidikan dan prestasi 3 capres Musra yang bakal diputuskan oleh Jokowi berikut ini.
1. Prabowo Subianto
Prabowo Subianto merupakan Menteri Pertahanan (Menhan) pada Kabinet Indonesia Maju yang menjabat sejak tahun 2019. Dia sebelumnya juga pernah menjadi capres pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.
Pria kelahiran Jakarta, 17 Oktober 1951 ini dikenal dengan kariernya di dunia militer Indonesia. Tak heran, Prabowo sempat menempuh pendidikan di sekolah Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Malang pada 1970-1974.
Prabowo juga menempuh pendidikan dasarnya di beberapa negara di dunia antara lain:
- Elementary School, Hongkong
- Victoria Institution, Malaysia
- International School, Swiss
- American School In London, Inggris (1969)
- Akabri Darat Magelang (1970-1974)
- Sekolah Staf Dan Komando TNI-AD
- Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (1974)
- Kursus Para Komando (1975)
- Kursus Perwira Penyelidik (1977)
- Free Fall (1981)
- Counter Terrorism Course Gsg-9 Germany (1981)
Ketua Umum Gerindra ini juga punya prestasi luar biasa selama perjalanan kariernya. Salah satunya ia pernah meraih penghargaan di ajang Indonesia Awards yang digelar iNews Indonesia Awards 2022.
Baca Juga: Soal Gaduh Data Pertanian, Jokowi: Kita Sering Kedodoran
Dalam ajang itu, Prabowo mendapatkan "Outstanding Leader in National Defense & Security". Penghargaan tersebut diberikan kepada para tokoh pemimpin nasional, daerah dan lembaga di Indonesia yang telah berjuang di masa krisis.
Selain itu, Prabowo juga tercatat telah mendapatkan empat bintang kehormatan, salah satunya Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Utama. Penghargaan-penghargaan di bidang militer tersebut disematkan oleh Panglima TNI dan tiga kepala staf angkatan pada tahun tahun 2022.
Penganugerahan penghargaan merupakan tanda kehormatan dari pemerintah untuk menghormati jasa dharmabakti seseorang yang manfaatnya telah berguna bagi bangsa dan negara.
2. Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto dilantik sebagai menteri di Kabinet Indonesia Maju sejak 23 Oktober 2019, dan masih menjabat sampai sekarang. Dia juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar sejak tahun 2017 hingga sekarang.
Rekam jejak pendidikan Airlangga adalah seorang Ir, Sarjana Teknik Mesin, Fakultas Teknik Mesin, Universitas Gadjah Mada (1987). Dia juga merupakan IPU (Insinyur Profesional Utama/Chartered Professional Engineer) Persatuan Insinyur Profesional Indonesia (2015).
Berita Terkait
-
Soal Gaduh Data Pertanian, Jokowi: Kita Sering Kedodoran
-
Masuk Bursa Capres Musra Relawan Jokowi, Airlangga Hartarto: Terima Kasih, Tapi Presiden Belum Buka Amplop
-
Ketum Perindo Hary Tanoe Mendadak Sambangi Istana Pagi Ini, Bahas Apa?
-
Teka-teki Pemimpin Berani Yang Disebut Jokowi Di Acara Musra, JoMan: Itu Prabowo Subianto!
-
Asa PPP di Pilpres 2024: Ganjar Pranowo Bisa Berduet dengan Sandiaga
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing