Suara.com - Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan jika atribut sosialisasi bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan Anies Baswedan paling banyak tersebar di kalangan masyarakat bawah.
Pendiri SMRC Saiful Mujani menjelaskan, Prabowo dan Anies bakal bersaing ketat dalam merebut suara masyarakat lapisan bawah karena besarnya kekuatan atribut sosialisasi.
"Prabowo sudah menjangkau sampai ke pedalaman. Demikian pula dengan Anies, dia sudah relatif dikenal oleh masyarakat secara luas. Bukan hanya di Pulau Jawa dan perkotaan, tapi juga di luar pulau Jawa dan perdesaan," kata Saiful dalam keterangannya, Kamis (18/5/2023).
Hal tersebut, berbeda dengan Ganjar Pranowo yang masih kurang dikenal di daerah luar Jawa, terutama di kawasan Indonesia Timur pada masyarakat lapisan bawah. Gubernur Jawa Tengah itu disebut lebih terkenal di kalangan menengah atas ketimbang kalangan lapisan bawah.
Lantaran itu, pertarungan yang terjadi di masyarakat lapisan bawah diprediksi akan terjadi secara sengit antara Prabowo dan Anies.
Dalam survei yang dilakukan pada April 2023, SMRC mengamati keberadaan atribut sosialisasi secara langsung dalam perjalanan menuju lokasi survei. Ada empat bacapres yang atributnya diamati yaitu, Prabowo, Anies, Ganjar, dan Airlangga Hartarto.
Atribut luar ruang yang paling banyak ditemukan adalah atribut sosialisasi Prabowo 63 persen. Atribut terbanyak kedua ialah Anies 62 persen, selanjutnya Ganjar 58 persen, dan Airlangga 22 persen.
Saiful mengatakan alasan masyarakat sudah mengenal sosok tersebut bukan berdasar pada ingatan atau memori lama, tapi karena memang sudah dilakukan sosialisasi.
"Prabowo bukan dikenal hanya karena dia pernah kampanye dalam tiga kali pemilu, tapi (sekarang) sudah ada kampanye yang dilakukan," ujar Saiful.
Baca Juga: SMRC: Pasca Deklarasi, Elektabilitas Ganjar Jauh Melampaui Prabowo
Masyarakat lapisan bawah, lanjut dia, medium sosialisasinya lebih kepada atribut luar ruang karena mereka tidak banyak mengakses media massa lain dan media sosial.
Mereka tahu bahwa tokoh-tokoh itu akan maju sebagai calon presiden melalui atribut luar ruang yang telah terpasang.
Lebih lanjut, Saiful juga menyebut elektabilitas Airlangga yang belum kompetitif. Dia menilai hal ini berkaitan dengan kerja sosialisasi tim Airlangga yang belum terlihat di masyarakat.
Itu dibuktikan dari atribut luar ruang Airlangga yang relatif lebih sedikit dibanding Prabowo, Anies, dan Ganjar.
"Mereka (Anies dan Prabowo) sejauh ini paling menonjol melakukan sosialisasi pada masyarakat lapisan bawah yang memang paling mungkin dijangkau melalui atribut sosialisasi. Keunggulan Prabowo di perdesaan adalah keunggulan atribut," tutur Saiful.
Dia menjelaskan masyarakat lapisan bawah yang dimaksud dalam survei ini ialah masyarakat yang relatif kurang berpendidikan, sosial ekonomi lebih rendah, pendapatan rendah, blue collar atau kerah biru dari jenis pekerjaan, buruh tani, buruh bangunan, dan sebagainya. Selain itu, mereka tinggal di perdesaan, mayoritas di luar pulau Jawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
Terkini
-
Pramono Sebut Longsor Bantar Gebang Dipicu Curah Hujan Ekstrem
-
Rekaman Video Buktikan Rudal AS Serang Sekolah di Iran, Ratusan Siswi Tewas
-
Pengamat: Seskab Teddy Jalankan Peran Mediator Kebijakan Presiden di Tengah Kritik
-
Puncak Mudik Diprediksi 1618 Maret, 6.800 Personel Gabungan Dikerahkan di Jakarta
-
Hadiri Sidang Praperadilan, Gus Yaqut: Saya Yakin Kebenaran Akan Menemukan Jalannya
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Jakarta Terancam Penumpukan Sampah Imbas Longsor TPST Bantar Gebang?
-
Pemprov DKI Jamin Santunan Korban Longsor TPST Bantar Gebang
-
Khusus di Bali, Begini Panduan Takbiran Lebaran Jika Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi
-
Kronologi Lengkap Pria Bekasi Jatuh dari Lantai Tiga PIM 2 Jakarta Selatan, Terekam CCTV