6. Ada Temuan Minuman Beralkohol
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa beberapa botol minuman beralkohol dari tempat kejadian perkara (TKP). Sebelum meninggal, ABK diajak oleh temannya untuk menenggak minuman keras (miras) kemudian mengalami kejang-kejang.
7. Korban Dikenal Ramah dan Pendiam
Soal meninggalnya ABK, Sunarso selaku tetangga korban menyebut bahwa perempuan 16 tahun itu adalah remaja yang ramah dan pendiam. Dia mengungkap ayah ABK Nikolaus Kondomo berasal dari Merauke yang sebelumnya dinas di Kejaksaan Tinggi Papua.
Sementara ibu ABK berasal dari Purwodadi, Jawa Tengah. "Anaknya itu kecil, pendiam dan ramah. Kalau di rumah nggak pernah kemana-mana, makanya saya kaget lihat berita di internet," ungkap Sunarso.
8. Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Jalur hukum pun ditempuh keluarga ABK untuk mengusut kematian sang anak. "Pihak ibu (korban) melakukan pelaporan polisi," ungkap AKBP Donny Lombantoruan.
Jenazah ABK kemudian diautopsi di RSUP dr Kariadi Semarang. Usai ibadah pemberkatan, jenazahnya diberangkatkan dari rumah duka di Perumahan Plamongan Indah, Semarang. ABK lalu dimakamkan di pemakaman Katolik Desa Jatiharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Tewasnya Putri Kesayangan PJ Gubernur Papua Pegunungan, Polisi: Diduga Ada Kekerasan Seksual
-
Dimakamkan di Grobogan, Meninggalnya Anak Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo Membuat Kaget
-
Kronologi Putri Pj Gubernur Papua Pegunungan Ditemukan Tewas di Kos
-
Putri Pejabat Gubernur Papua Pegunungan Meninggal di Semarang, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya
-
Pria Indragiri Hilir Tewas Mengenaskan Diterkam Harimau di Indragiri Hulu
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
Terkini
-
Terbongkar, Ini Daftar 9 Informasi Ijazah Jokowi yang Sengaja Ditutupi KPU
-
Simbol X di Masker Warnai Sidang Vonis Laras Faizati di PN Jaksel, Apa Maknanya?
-
Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Pendukung Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga
-
Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas
-
Polemik Pasal Nikah Siri di KUHP Baru, Selly: Bukan Kriminalisasi Agama, Tapi Perisai bagi Perempuan
-
Jelang Vonis, Laras Faizati Berharap Hukum Lindungi Hak Bersuara: Doakan Saya Pulang Hari Ini
-
Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Hari Ini
-
Rekrutmen Dosen ASN PKN STAN 2026: Syarat, Kualifikasi, dan Tahapan Seleksi
-
Sutiyoso Dorong Penertiban Tiang Monorel Senayan, DPRD Buka Opsi Alih Fungsi
-
Uji UU TNI di MK, Tim Advokasi Soroti Impunitas dan Ancaman Militerisme