Suara.com - Beredar video yang memperlihatkan Mario Dandy Satrio (20) memasang kabel ties sendiri di tangannya. Hal ini pun membuat publik menyoroti Kapolda Metro Jaya irjen Karyoto.
Adegan pemasangan kabel ties sendiri itu terjadi sebelum kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel), Jumat (26/5). Saat itu, Mario baru saja keluar dari Rumah Tahanan untuk proses administrasi dan berikutnya diserahkan ke Kejari Jaksel.
Dalam video yang beredar, Mario memakai kemeja hitam dan kemudian ia sadar disorot kamera. Tiba-tiba ia mengambil kabel ties dan memasangnya sendiri untuk memborgol kedua tangannya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa dalam kenyataannya peristiwa tersebut masih terjadi di area Rumah Tahanan Polda Metro Jaya dan berada di bawah pengawasan penyidik serta Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti), demikian disampaikan kepada para wartawan pada hari Sabtu (27/5).
Berkenaan dengan hal itu, berikut pernyataan-pernyataan Kapolda Metro soal viralnya video Dandy pasang tali ties sendiri.
1. Minta Maaf
Irjen Karyoto meminta maaf selaku penanggungjawab tertinggi di Polda Metro Jaya.
"Saya katakan apa pun masukan karena yang terlihat dalam video seperti itu, saya selaku penanggung jawab dari pada Polda Metro saya minta maaf," kata Karyoto kepada wartawan, Minggu (28/5).
2. Video itu Menjadi Bahan Koreksinya
Baca Juga: Viral Video Rebecca Klopper Beri Klarifikasi, Cek Kebenarannya!
Irjen Karyoto menganggap video tersebut menjadi koreksi baginya dan jajarannya. Karyoto merasa tergelitik dan bertanggungjawab terkait berita yang memuat penanganan perkara Mario.
"Pada kesempatan ini, saya tergelitik dan saya merasa bertanggung jawab dengan adanya berita-berita yang viral menyangkut penanganan perkara Mario Dandy. Saya tidak akan bicara ke belakang bagaimana itu kejadiannya. Yang jelas kalau memang ini menjadi semacam koreksi bagi Polda Metro, saya terima dan saya terima kasih kepada netizen yang memberikannya kritikan masukan terhadap penanganan yang seolah-olah seperti privilege," jelasnya.
3. Berterima Kasih Kepada Masyarakat
Setelah itu, Irjen Karyoto juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada masyarakat karena telah mengoreksinya. Karyoto meyampaikan pihaknya terbuka menerima kritik maupun saran agar semakin baik kedepannya.
"Yang jelas, saya merasa hal hal yang sekecil apa pun yang menjadi tanggung jawab saya, saya akan lakukan perbaikan. Terima kasih kepada netizen, saya berjanji ke depan apa pun kritikan akan kami perhatikan, dan ini akan menjadi bahan masukan buat kami untuk perbaikan ke depan," tambahnya.
4. Mario Tidak Diistimewakan
Berita Terkait
-
Viral Video Rebecca Klopper Beri Klarifikasi, Cek Kebenarannya!
-
Mario Dandy Bisa Lepas-Pakai Borgol Sendiri, Kapolda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf
-
Soal Pencabulan terhadap AG, Mario Dandy Terancam 15 Tahun Penjara
-
Heboh Mario Dandy Lepas Borgol Sendiri, Kini Viral Video Lawas Rafael Alun Trisambodo Klaim Jadi Penguasa Jaksel
-
Spesialis Rampok Mini Market 24 Jam, Dua Residivis Bersenpi Kembali Mendekam di Bui
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang