Suara.com - BM (54) seorang predator seks terhadap 17 anak di bawah umur diringkus Direktorat Reskrimum Polda DIY. BM melakukan aksi bejatnya pada belasan bocah perempuan itu di sebuah apartemen di Sleman.
Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, terungkap jika tersangka melakukan aksi bejatnya terhadap belasan anak di bawah umur sambil merekam video.
Simak penjelasan tentang kasus predator seks cabuli 17 bocah di apartemen Sleman berikut ini.
Tersangka rekam aksi bejatnya
Tersangka merekam aksi bejatnya dalam ponsel miliknya. Hal itu terungkap dari hasil digital forensi terhadap ponsel milik tersangka. Video dan foto bersama para korbannya itu disimpan tersangka sebagai kenang-kenangan atau koleksi pribadi.
Wadirreskrimum Polda DIY AKBP K Tri Panungko mengatakan, pelaku mengaku tidak berniat menjual video dan foto dengan korbannya lantaran tidak memiliki motif ekonomi.
"Dalam ponsel banyak sekali video yang direkam oleh pelaku saat melakukan (pencabulan) terhadap korban-korbannya," kata Tri Panungko ketika rilis kasus di Mapolda DIY pada Senin (29/5/2023).
Tersangka bukan pedofil
Walau melakukan pencabulan pada belasan anak, polisi menyebut tersangka bukan pedofil. Hal itu karena tersangka juga sempat berhubungan badan dengan wanita dewasa.
Menurut Panungko, korban-korban pelaku sangat random. Tidak cuma anak di bawah umur, tetapi perempuan dewasa juga turut menjadi korban.
Motif tersangka
Panungko juga mengungkap motif tersangka melakukan hubungan badan dengan anak di bawah umur. Tersangka rupanya hanya ingin mencari sensasi.
"Alasan (melakukan pencabulan karena) anak-anak yang di bawah umur ini belum banyak yang menggunakan. Ini keterangan dari tersangka," ucap Panungko.
Sudah beraksi sejak Juli 2022
Hingga sekarang, dilaporkan telah ada 17 anak yang menjadi korban pencabulan tersangka. Korban BM itu berusia 13-17 tahun dengan status pelajar SMP dan SMA di sekitar Kabupaten Sleman.
Berita Terkait
-
Bejatnya Seorang Pengusaha Toko Material, Rela Keluarkan Uang Jutaan Rupiah hingga Dolar Singapura Cabuli 17 Anak di Sleman
-
Angkutan Legendaris, Mitsubishi L300 Andalan Pengusaha Lintas Generasi
-
Ada Korban Dewasa, Polisi Sebut Predator Seks di Sleman Bukan Pedofilia
-
Berlatih di Kaki Gunung Merapi, Marian Mihail Genjot Fisik Pemain PSS Sleman
-
Ungkap Motif Predator Seks di Sleman Cabuli Belasan Anak di Bawah Umur, Polisi: Mencari Sensasi
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia
-
Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia
-
Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan