Suara.com - Masalah calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan hingga kini masih jadi perdebatan. Diketahui, Anies diusung jadi capres 2024 oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang terdiri dari Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat.
Namun baru-baru ini Partai Demokrat seakan memberikan 'ancaman' pada Anies untuk segera mengumumkan cawapres. Hal itu berkaitan dengan elektabilitas Anies yang kalah dari pesaing capres 2024 lainnya. Simak 'ancaman' Partai Demokrat ke Anies terkait cawapres berikut ini.
1. Desak Segera Umumkan Cawapres
Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief awalnya menanggapi soal hasil lembaga survei Indikator Politik Indonesia. Dari hasil survei itu menginformasikan bahwa elektabilitas Anies berada di posisi ketiga. Andi Arief menilai elektabilitas Anies berada di posisi ketiga karena tak kunjung mengumumkan nama cawapres.
Andi mengatakan bahwa Demokrat mengusulkan agar Anies mendeklarasikan sosok cawapres-nya pada bulan Juni. Hal itu dimaksudkan agar tidak semakin jauh jarak elektabilitas antar bacapres.
2. Singgung Elektabilitas Turun
Andi Arief menilai jarak elektabilitas yang jauh dengan calon lainnya akan menyulitkan koalisi dan cawapres Anies. Itulah yang jadi alasan Demokrat mendesak Anies segera mengumumkan pendampingnya di Pilpres 2024.
Jika nama cawapres segera diumumkan, pasangan itu dapat langsung bekerja untuk mendulang basis pemilih dan dukungan.
"Partai maupun mereka yang mau perubahan itu yakin dan mulai bergerak dan menaikkan kembali elektabilitas Pak Anies," ujar Andi Arief.
3. Ancam Evaluasi
Bahkan sebagai pendorong agar Anies segera mengumumkan cawapresnya, Partai Demokrat membuka opsi evaluasi. Disebutkan Andi Arief, evaluasi yang dimaksudnya adalah evaluasi menyeluruh.
"Kalau Juni belum deklarasi berpasangan, kemungkinan Demokrat akan mengevaluasi," kata Andi.
4. NasDem Minta Andi Arief Tidak Ikut Campur
Waketum Partai NasDem Ahmad Ali merespons Andi Arief yang ingin Anies mendeklarasikan cawapres-nya di bulan Juni. Ali minta Andi Arief tunduk pada keputusan Ketum Umum yang tertuang di piagam kerja sama koalisi.
Ali mengatakan pernyataan Andi Arief bisa saja ditafsirkan sebagai ancaman. Dia pun minta partai pengusung Anies di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) agar bisa kompak.
Berita Terkait
-
Denny Indrayana Sebut Jokowi The Real King Maker, Tak Mau yang Didukungnya Kalah 'Lagi'
-
Sukses Antarkan Timnas Indonesia Raih Medali Emas SEA Games 2023, Nama Erick Thohir di Bursa Cawapres Meroket
-
Tak Kunjung Dijadikan Cawapres Anies Baswedan, AHY Hanya Dianggap Anak Bawang: Dia Seolah-olah Tak Ada
-
Survei SMRC Soal Bacapres: Pemilih Kritis 82 Persen Suka Ganjar, Sementara Anies Hanya 68 Persen
-
Mahfud MD Minta Denny Indrayana Jaga Anies Baswedan Agar Tetap Maju Pilpres 2024
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi