Suara.com - Polisi meringkus seorang pelaku penipuan penjualan tiket konser band Coldplay, yang bakal digelar di Gelora Bung Karno (GBK) pada 15 November 2023 mendatang.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi mengatakan, dalam perkara ini satu orang korban mengaku telah menjadi korban penipuan penjualan tiket Coldplay.
"Informasi dari penyidik unit Reskrim Polsek Taman Sari, Polres Jakarta Barat berhasil diamankan satu orang pelaku,” kata Syahduddi di Mapolres Jakarta Barat, Kamis (8/6/2023).
Syahduddi menyampaikan, dalam perkara ini pelaku mengiming-imingi korban dengan tiket band Coldplay namun hingga waktu yang dijanjikan, korban belum menerima tiket yang dijanjikannya.
“Pelaku terkait dengan jual-beli tiket konser Coldplay. Namun, modusnya digunakan untuk menipu korbannya,” ungkapnya.
Meski demikian, Syahduddi belum bisa merinci lebih jauh soal perkara ini. Detail perkara, lanjut Syahduddi bakal disampaikan dalam pres rilis besok.
“Korbannya ada satu orang, besok kami rilis,” tutupnya.
Modus Jastip Tiket Coldplay
Polda Metro Jaya sebelumnya meringkus 4 orang pelaku penipuan tiket konser band Coldplay. Keempat orang tersebut yakni MS (22), MHH (20), AB (36), dan A (35).
Baca Juga: Selain di Jaksel, Si Kembar Rihana dan Rihani Juga Dilaporkan Kasus Penipuan iPhone Murah di Tangsel
Dalam aksinya, keempat sekawan ini membuat akun media sosial Instagram bernama @jastiptiket.coldplay untuk menjaring para korban.
"Salah satu pelaku melakukan penipuan dengan memposting dan menawarkan jasa titip pembelian tiket konser Coldplay, " kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis, Senin (5/6/2023).
Auliansyah menjelaskan caranya para tersangka membuat unggahan penjualan tiket melalui Instagram palsu tersebut.
"Para tersangka membuat postingan penjualan tiket konser Coldplay melalui akun jastiptiket.coldplay bahwa ada dua buah tiket konser yang siap untuk dijual dan tersangka menjanjikan akan mengirim bukti pembelian tiket konser musik tersebut melalui email para korban, " katanya.
Setelah korban menunggu sekitar satu jam, bukti pembelian tiket konser musik tersebut tidak juga masuk ke email korban. Karena korban khawatir akan bukti yang tak kunjung dikirimkan oleh tersangka.
"Korban mengecek kembali ke Instagram tersangka tetapi akun tersebut sudah tidak muncul lagi di Instagram dan sudah di non-aktifkan oleh tersangka, " kata Auliansyah.
Berita Terkait
-
Selain di Jaksel, Si Kembar Rihana dan Rihani Juga Dilaporkan Kasus Penipuan iPhone Murah di Tangsel
-
2 Kali Mangkir, Polisi Akan Jemput Paksa 'Si Kembar' Terduga Penipuan iPhone
-
Jebakan Rihana Rihani: Laris Manis Jualan Iphone, Awalnya Lancar Ternyata Bodong
-
Modus Tipu-tipu Si Kembar Rihana Dan Rihani, Iming-imingi Korban Harga iPhone Murah
-
Datang Jauh-jauh, Laporan Korban Penggelapan Apartemen MCR Yogyakarta Ditolak Bareskrim: Kecewa Banget!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS
-
ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat
-
Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia
-
Eks Ketua PN Depok Ajukan Praperadilan, KPK Langsung Minta Penundaan Sidang Perdana
-
Tak Hanya Potong Gaji DPR dan Menteri, Wakil Rakyat Usul Efisiensi Sasar Anggaran Lain di Pemerintah
-
Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran
-
Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran