Suara.com - Hari Raya Idul Adha 1444 H sudah di depan mata. Tepat di hari itu, umat Islam di seluruh dunia akan melaksanakan Sholat Idul Adha. Namun sebelum pelaksanaan sholat Id, umat Islam dianjurkan mengerjakan sholat sunnah dua rakaat. Berikut panduan dan bacaan sholat sunnah sebelum sholat Idul Adha.
Umat Islam akan melaksanakan Sholat Idul Adha secara berjamaah pada 10 Dzulhijjah atau ketika perayaan Hari Raya Idul Adha. Muslim dianjurkan untuk melaksanakan Sholat Idul Adha di masjid ataupun tanah lapang secara jamaah di pagi hari.
Seperti yang sudah disinggung di atas, sebelum mengerjakan sholat Idul Adha umat Islam sebaiknya mengerjakan sholat sunnah. Sholat sunnah sebelum Sholat Idul Adha disebut dengan sholat Tahiyatul masjid.
Ibadah yang satu ini merupakan ibadah sunnah yang bertujuan memberikan penghormatan terhadap dzat yang memiliki masjid. Sebab tujuan utamanya adalah untuk memberikan penghormatan, maka sholat Tahiyatul Masjid bisa dilaksanakan terlebih dahulu sebelum seseorang melaksanakan sholat Idul Adha.
Tak hanya ketika akan mengerjakan sholat Idul Adha saja, sholat tahiyatul masjid juha dianjurkan dilaksanakan sebelum umat Islam melaksanakan sholat fardhu dan juga sholat Idul Fitri. Hal ini dilakukan, sejatinya karena sholat ini merupakan sholat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan saat seseorang memasuki dan hendak melaksanakan ibadah di dalam masjid.
Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Jika salah seorang di antara kalian memasuki masjid maka hendaklah ia mengerjakan shalat dua rakaat sebelum ia duduk."
Bacaan Sholat Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha
Bacaan atau niat sholat sunnah sebelum shokat Idul Adha yang dinamakan dengan sholat tahiyatul masjid ini berbunyi:
Ushallî tahiyatal masjidi rak’ataini sunnatan lillîhi ta’âla.
Baca Juga: Perhatikan Ini ! 6 Sebab Tidak Diterimanya Hewan Kurban, Jangan Sampai Salah
Artinya, “Saya shalat Tahiyatul Masjid dua rakaat sunnah karena Allah ta’ala.”
Amalan Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha
Terdapat beberapa amalan sunnah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW sebelum beliau sholat Idul Adha. Adapun beberapa amalan tersebut antara lain:
1. Tidak makan sebelum sholat
Diriwayatkan dari Budairah bahwa "Rasulullah SAW tidak berangkat pada hari Idul Fitri sebelum makan terlebih dahulu dan beliau tidak makan pada waktu Idul Adha kecuali setelah pulang (dari sholat Ied)".
2. Mandi sebelum sholat
Sebelum melaksanakan sholat Idul Adha, umat Islam disunnahkan untuk mandi terlebih dahulu. Hal ini sebagaimana disebutkan di dalam riwayat Ibnu Majah, "Bahwasannya Nabi Sallallahu Alaihi wa Sallam mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha." Berikut bacaan niat mandi sebelum sholat Id:
Nawaytul wusla li'aydil adh-ha sunnatan lillahi taala
Artinya: "Aku berniat mandi untuk menghadiri sholat Idul Adha sunnah karena Allah taala."
3. Memakai pakaian terbaik dan wewangian
Di dalam hadits riwayat Al Hakim, dari Al Hasan bin Ali ra. beliau berkata: "Rasulullah SAW menyuruh kami agar memakai pakaian terbaik dan wewangian terbaik yang kamu miliki pada dua hari raya." (HR. Al-Hakim).
4. Melwati jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang sholat Id
Mayoritas ulama sepakat bahwa umat Islam disunnahkan untuk melewati jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari sholat Ied. Adapun pendapat ini merujuk pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra.
"Apabila Nabi Muhammad SAW pergi sholat Ied (Hari Raya), ketika pulang, Beliau menempuh jalan yang berlainan dengan jalan yang Beliau lalui ketika pergi." (HR. Ibnu Majah).
Akan tetapi, apabila melewati jalan yang sama pun tetap diperbolehkan.
5. Memperbanyak membaca takbir ketika keluar dari rumah menuju tempat Sholat Idul Adha
Takbir yang dilantunkan di hari Tasyriq tidak terbatas pada waktu-waktu yang khusus, tetapi juga berlaku pada semua waktu di hari-hari tersebut. Diriwayatkan Bukhari,
"Umar ra bertakbir dalam khutbahnya di Mina lalu didengar oleh orang-orang yang berada di masjid dan mereka pun mengikuti takbirnya, bahkan orang-orang yang berada di dalam pasar juga sama-sama bertakbir sehingga bergemuruh di Mina".
6. Tidak boleh memotong kuku dan rambut
Selain kelima sunnah tersebut, disebutkan di dalam salah satu hadits bahwa tidak diperbolehkan untuk memotong kuku dan rambut sebelum mengerjakan sholat Idul Adha tepatnya sebelum berkurban.
"Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijjah (1 Dzulhijjah), maka jangan ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berkurban." (HR. Muslim).
Demikian tadi bacaan sholat sunnah sebelum sholat Idul Adha. Semoga menambah ketakwaan kita.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
20 Twibbon Idul Adha 2023 Terbaru dengan Desain Super Keren
-
9 Amalan Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha, Ladang Mencari Pahala!
-
Cara Mandi Wajib Sebelum Sholat Idul Adha untuk Pria dan Wanita
-
Bolehkah Makan Sebelum Sholat Idul Adha? Ini Penjelasan Hukumnya
-
Tata Cara dan Niat Sholat Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Di Balik Polemik: Mengapa Reformasi Polri di Bawah Presiden Dipilih Komisi III DPR?
-
Kemenag Pastikan Tunjangan Guru Lulusan PPG 2025 Cair Maret 2026 Jelang Lebaran
-
Bukan Sekadar Rusak! Misteri Galian Kabel Jadi Biang Kerok Jalan Margasatwa Raya Bolong Terus
-
Feri Amsari Curiga Banyak Kasus Korupsi Dimunculkan oleh Kekuasaan
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar