Puncaknya, Muhadjir mendapatkan kepercayaan untuk menjadi rector UMM pada 2000 dan menempati posisi itu selama 3 periode hingga 2016.
Setelah itulah Muhadjir mulai masuk ke pemerintahan dengan menjadi Menteri Pendidikan Nasional pada 2016-2019, menggantikan Anies Baswedan.
Pada pemerintahan presiden Jokowi periode dua, Muhadjir Effendy tetap dipercaya untuk duduk di kabinet sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan periode 2019-2024.
Rekam jejak organisasi
Selain berkiprah di dunia akademik, Muhadjir juga aktif di sejumlah organisasi. Hal ini menurun dari sang ayah Soeroja yang juga gemar berorganisasi.
Sejumlah organisasi yang pernah diikuti oleh Muhadjir Effendy di antaranya Tapak Suci Putra Muhammadiyah pada 1975-1980, lalu Ketua pelajar Islam Indonesia (PII) Malang pada 1978.
Kemudian Muhadjir juga menjadi Ketua Bidang Pendidikan KNPI Kodya Malang periode 1978-1981, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Malang pada 1980.
Riwayat organisasi Muhadjir Effendy selengkapnya adalah sebagai berikut:
· Ketua Bidang Cendikiawan DPD Golkar Malang (1984-1989).
Baca Juga: Menko PMK Masuk Kandidat Cawapres Ganjar, PPP masih Pede Sandiaga Uno Tak Tergantikan
· Ketua Team Pembinaan Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah, Majelis DIKTI-LITBANG PP Muhammadiyah (1986-1994).
· Wakil Ketua Badan Pendidikan Kader/Pembina Angkatan Muda Muhammadiyah (BPK/P-AMM), PP Muhammadiyah (1995-2000).
· Ketua Badan Pendidikan Kader/Pembina Angkatan Muda Muhammadiyah (BPK/P-AMM) Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur (1997-2001)
· Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur (2000-2005).
· Ketua Bidang Kemahasiswaan Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam Swasta Se-Indonesia (BKS-PTIS) (2005-2009)
· Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur (2005-2010).
Berita Terkait
-
Menko PMK Masuk Kandidat Cawapres Ganjar, PPP masih Pede Sandiaga Uno Tak Tergantikan
-
Status Pandemi Covid-19 Dicabut, Menko PMK: Satgas Penanganan Covid-19 Otomatis Bubar
-
Nama Muhadjir Effendy Masuk Bursa Cawapres Ganjar, PPP: Sah-sah Saja Namanya Usulan
-
Muhadjir Effendy Masuk Bursa Cawapres Ganjar, PPP Yakin Sandiaga Tak Bakal Tergeser
-
3 Pertimbangan Pemerintah Tambah 2 Hari Cuti Bersama Idul Adha 2023
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi