Suara.com - Seleksi Nasional Berdasarkan Tes Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK SNBT) 2023 telah sukses dilaksanakan dalam dua gelombang pada tanggal 8-14 Mei 2023 dan 22-28 Mei 2023. Lalu mana saja perguruan tinggi negeri atau PTN paling diminati di UTBK SNBT 2023 kali ini?
Kemendikbudristek pun telah menunjukkan hasilnya. Terdapat daftar PTN paling diminati di UTBK SNBT 2023 termasuk sekolah vokasi. Daftar berikut bisa menjadi acuan kalian yang berniat mendaftarkan diri lagi tahun depan.
Pada Selasa, 20 Juni 2023 pukul 15:00 WIB, pengumuman hasil penerimaan telah dilakukan. Dari 223.217 peserta yang mengikuti tes tersebut, sebanyak 85,97 persen atau 185.467 peserta merupakan lulusan jenjang S1, sementara 37.750 peserta adalah calon mahasiswa baru dari program vokasi (D3 dan D4).
Direktur Jenderal Direktorat Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Nizam, mengungkapkan bahwa terdapat 803 ribu pendaftar untuk UTBK 2023.
Namun, tidak semua pendaftar UTBK SNBT dapat diterima karena kapasitas perguruan tinggi di Indonesia pun terbatas. Nizam menjelaskan bahwa "karena daya tampung perguruan tinggi yang terbatas, tidak semua calon mahasiswa yang mengikuti tes dapat diterima."
Ratusan ribu peserta tersebut telah memilih berbagai kampus di Indonesia. Berikut ini adalah daftar kampus yang paling diminati oleh peserta UTBK 2023.
Daftar PTN Paling Diminati di UTBK SNBT 2023
Berdasarkan konferensi pers hasil seleksi UTBK SNBT 2023 pada hari Selasa, 20 Juni 2023, berikut ini adalah 20 kampus dengan jumlah pendaftar terbanyak dalam UTBK SNBT tahun ini:
- Universitas Brawijaya (UB): 62.327 pendaftar.
- Universitas Gadjah Mada (UGM): 59.412 pendaftar.
- Universitas Indonesia (UI): 59.177 pendaftar.
- Universitas Sebelas Maret (UNS): 58.695 pendaftar.
- Universitas Diponegoro (UNDIP): 54.018 pendaftar.
- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI): 52.806 pendaftar.
- Universitas Padjadjaran (UNPAD): 50.906 pendaftar.
- Universitas Negeri Jakarta (UNJ): 43.388 pendaftar.
- Universitas Sumatera Utara (USU): 41.701 pendaftar.
- Universitas Negeri Surabaya (UNESA): 40.920 pendaftar.
- Universitas Hasanuddin (UNHAS): 39.005 pendaftar.
- Universitas Negeri Yogyakarta (UNY): 37.566 pendaftar.
- Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED): 35.590 pendaftar.
- Universitas Negeri Semarang (UNNES): 34.204 pendaftar.
- Universitas Airlangga (UNAIR): 34.159 pendaftar.
- Universitas Sriwijaya (UNSRI): 33.128 pendaftar.
- Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta: 32.858 pendaftar.
- Universitas Andalas (UNAND): 31.579 pendaftar.
- Universitas Negeri Padang (UNP): 30.995 pendaftar.
- Universitas Riau (UNRI): 29.769 pendaftar.
Sementara itu, berikut ini adalah daftar perguruan tinggi negeri vokasi yang paling diminati oleh peserta UTBK SNBT 2023:
Baca Juga: Gagal UTBK SNBT? Ini 4 PTN yang Buka Jalur Mandiri Tanpa Uang Pangkal
Daftar PTN Vokasi Paling Diminati di UTBK SNBT 2023
- Politeknik Negeri Bandung (POLBAN): 10.400 pendaftar.
- Politeknik Negeri Jakarta (PNJ): 8.998 pendaftar.
- Universitas Sebelas Maret: 7.130 pendaftar.
- Politeknik Negeri Malang (POLINEMA): 7.036 pendaftar.
- Universitas Gadjah Mada: 6.709 pendaftar.
- Institut Pertanian Bogor (IPB): 6.176 pendaftar.
- Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI): 5.787 pendaftar.
- Universitas Negeri Jakarta: 5.186 pendaftar.
- Universitas Airlangga: 4.833 pendaftar.
- Universitas Negeri Yogyakarta: 4.734 pendaftar.
- Universitas Indonesia: 4.606 pendaftar.
- Politeknik Negeri Semarang (POLINES): 4.591 pendaftar.
- Politeknik Negeri Padang (PNP): 4.546 pendaftar.
- Politeknik Negeri Medan (POLMED): 3.858 pendaftar.
- Universitas Negeri Padang: 3.821 pendaftar.
- Universitas Diponegoro: 3.215 pendaftar.
- Universitas Negeri Surabaya: 2.963 pendaftar.
- Politeknik Negeri Jember (POLIJE): 2.951 pendaftar.
- Politeknik Negeri Samarinda (POLNES): 2.824 pendaftar.
- Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP): 2.683 pendaftar.
Itulah daftar sekolah vokasi dan PTN paling diminati di UTBK SNBT 2023. Apakah anda termasuk peserta yang lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru tersebut?
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya
-
Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun