Suara.com - Sungguh tak manusiawi aksi sosok Alwi Husen Maolana (22), pelaku revenge porn dari Kabupaten Pandeglang.
Adapun pada Senin (26/6/2023) kebejatan Alwi terungkap untuk disaksikan publik. Sebab, diketahui Alwi mempublikasikan video dirinya melecehkan mantan pacarnya (20) ke media sosial.
Bukan cuma itu, Alwi juga disebutkan kerap memberikan tindakan kekerasan terhadap mantan pacarnya hingga memaksa perempuan malang tersebut untuk mengakhiri hidupnya.
Aksi bejat Alwi diungkap oleh kakak korban, Iman Zanatul Haeri, melalui akun Twitternya, @zanatul_91, pada Senin (26/6/2023).
Mengancam bunuh korban hingga memaksa bunuh diri
Iman melalui akun Twitternya membagikan aksi bejat yang dilakukan Alwi terhadap korban.
Alwi disebutkan pernah mengancam korban dan menghunuskan sebilah pisau ke leher perempuan bernasib nelangsa itu. Iman membeberkan lebih lanjut bahwa Alwi kerap memaksa mantan pacarnya tersebut untuk bunuh diri.
Publikasikan video asusila ke teman-teman
Baca Juga: Intip Peningkatan Kekayaan Jaksa Nanindya Nataningrum dalam Dua Tahun
Diketahui Iman tergerak untuk membeberkan aksi Alwi ketika keluarganya mendapat pesan dari nomor tak diketahui yang membagikan sebuah video asusila.
Iman kaget bukan main gegara video tersebut mempertontonkan adiknya diperkosa dalam keadaaan tidak sadar. Iman juga telah menelusuri teman-teman dekat korban dan mengkonfirmasi bahwa memang benar mereka juga telah mendapat video tersebut revenge porn tersebut.
Alwi juga diketahui kerap mengancam untuk menyebarkan video tersebut ke dosen korban gegara sibuk kuliah dan tidak memberinya perhatian. Iman menyebut Alwi melakukan aksinya tersebut gegara tak ingin mantan pacarnya punya hidup tenang.
Alwi kerap mengancam mantan pacarnya tersebut untuk mencegahnya bersama teman-temannya, atau sekedar bermain dengan teman kampus.
Diketahui bahwa Iman dan keluarga sempat hendak melapor ke polisi, namun sempat terkendala lantaran korban merasa malu jika orang lain mengetahui keberadaan video tersebut.
Iman lebih lanjut juga membeberkan bahwa keluarganya mendapat tekanan kala melapor ke polisi. Kini, keluarga Iman telah melaporkan tindakan bejat Alwi ke Divisi Siber Polda Banten.
Berita Terkait
-
Intip Peningkatan Kekayaan Jaksa Nanindya Nataningrum dalam Dua Tahun
-
Sederet Kejanggalan Kasus Revenge Porn di Banten, Jaksa Minta Korban Ikhlas
-
Viral Dugaan Pemerkosaan dan Revenge Porn oleh Anak Mantan Pejabat Pandeglang, Korban Ternyata Adik Guru Pesantren?
-
Kasus Revenge Porn di Pandeglang: Pelaku Anak Mantan Pejabat, Korban Dipaksa Bunuh Diri
-
8 Fakta Kasus Perkosaan dan Revenge Porn di Banten, Kakak Ungkap Kejanggalan Peradilan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar